Breaking News:

Indonesia Dapat Sanksi dari Badan Anti Doping Dunia, Event Bulutangkis di Tanah Air Terancam?

Indonesia diketahui harus menerima sanksi dari Badan Anti Doping Dunia atau WADA. Salah satu sanksi yang didapat Indonesia adalah tidak berhak . . .

Editor: dedy herdiana
(Tribun-Papua.com/Hendrik R Rewapatara)
Ilustrasi: Suasana Pertandingan Bulu Tangkis Beregu Putra PON XX Papua 2021. 

TRIBUNCIREBON.COM - Dunia keolahragaan Indonesia dilanda ujian yang menjadi kabar kurang enak.

Indonesia diketahui harus menerima sanksi dari Badan Anti Doping Dunia atau WADA.

Salah satu sanksi yang didapat Indonesia adalah tidak berhak menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat benua atau dunia, sebagaimana dikutip dari laman resmi WADA.

Sanksi itu berlaku setidaknya selama satu tahun.

Hal itu disebabkan Indonesia tidak sesuai dalam menerapkan program pengujian yang efektif.

WADA lantas memberikan 'stempel' tidak patuh pada Indonesia.

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Thomas dan Uber Cup 2021: Laga Perdana Penyisihan Grup Mulai Besok Live TVRI

Baca juga: Bedah Peluang Srikandi Indonesia di Piala Uber 2021: Jepang Melemah, Greysia/Apriyani Jadi Tumpuan

Sanksi tersebut lantas menimbulkan tanda tanya terkait event bulutangkis yang akan diselenggarakan di Bali pada November hingga Desember 2021 mendatang.

Diketahui, Indonesia mendapat kepercayaan menggelar tiga event bulutangkis dunia, yakni Indonesia Open 2021, Indonesia Masters 2021 dan BWF World Tour Finals.

Kegalauan para badminton lovers mendapat jawaban dari Kabid Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto.

Bambang menyatakan turnamen Indonesia Open 2021 dkk masih bisa dilaksanakan di Bali pada November hingga Desember mendatang.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved