Breaking News:

Dedi Wahidi: Santri Kuliah ke Luar Negeri Bukan Lagi Mimpi, Berkat

beasiswa itu bisa berasal dari KIP Kuliah dan beasiswa yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Anggota Komisi V DPR RI, Dedi Wahidi, Jumat (8/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Anggota Komisi V DPR RI, Dedi Wahidi mengatakan, mimpi para santri untuk menempuh pendidikan hingga ke luar negeri bukan lagi menjadi mimpi.

Hal tersebut ia sampaikan saat Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) IV Halaqoh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pesantren se-Indonesia digelar di Pondok Pesantren Darul Ma'arif Kaplongan di Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Jumat (8/10/2021).

Dedi Wahidi mengatakan, mimpi itu bisa terwujud berkat disahkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren mengatur tentang dana abadi pesantren.

"Dana abadi pesantren itu kan bukan untuk bangunan fisik, tapi untuk biaya beasiswa kuliah baik dalam negeri maupun luar negeri. Nanti santri bisa belajar kemana saja termasuk ke negara-negara maju," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Baca juga: SOSOK Gus Baha, Santri Kesayangan KH Maimoen Zubair, Namanya Masuk Bursa Ketua Umum PBNU

Baca juga: KASAL Tinjau Vaksinasi Massal di Ponpes Khas Kempek Cirebon, Diikuti Santri dan Masyarakat

Dedi Wahidi pun berpesan supaya para santri lebih semangat lagi dalam belajar karena tidak ada lagi alasan karena tidak ada biaya.

Lanjut dia, beasiswa itu bisa berasal dari KIP Kuliah dan beasiswa yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Masih disampaikan dia, selama ini, memang sudah banyak santri yang kuliah ke luar negeri, hanya saja mayoritas kuliah ke timur tengah.

Ke depan, para santri pun harus juga kuliah ke negara-negara maju, seperti ke China, Jepang, Korea, Jerman, Inggris, Francis, maupun Amerika.

"Harapannya nanti bisa kompetitif saat para santri masuk ke pasar kerja, mereka bisa kompetitif dengan para pekerja dari negara-negara lain," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved