Breaking News:

Anggota DPRD Indramayu Jadi Tersangka

Loyalis AHY jadi Tersangka Kasus Tragedi Berdarah Lahan Tebu PG Jatitujuh

Namun dari jumlah itu, sekitar 6.000 hektare lahan dikuasai secara ilegal oleh pihak mengatasnamakan forum masyarakat.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Polisi saat mengamankan pelaku terduga yang menewaskan 2 petani tebu warga Majalengka pada lahan tebu PG Jatitujuh di Desa Amis, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Senin (4/10/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Perselisihan lahan yang berujung pada peristiwa berdarah di lahan tebu PG Jatitujuh di Perbatasan Kabupaten Indramayu dan Majalengka menyebabkan dua petani kehilangan nyawa.

Peristiwa berdarha tersebut terjadi di Blok Makam Bujang Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu pada Senin (4/10/2021) pukul 10.15 WIB.

Polres Indramayu pun telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus yang menewaskan dua orang tersebut. 

Ketujuh tersangka seluruhnya adalah anggota Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan (F-Kamis).

"Penetapan tersangka ini setelah kita memeriksa sebanyak 26 saksi," ujar dia saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Rabu (6/10/2021).

AKBP M Lukman Syarif mengatakan, dari ketujuh tersangka itu salah satunya adalah Ketua F-Kamis, Taryadi (43).

Taryadi sendiri diketahui juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Indramayu.

Tersangka lainnya adalah ERYT (43), DRYN (46), keduanya adalah pengurus dari F-Kamis.

Selain itu, polisi juga menetapkan SBG (48), SWY (51) selaku anggota dari F-Kamis.

"Dua tersangka lainnya masih DPO, tapi kita sudah kantongi nama-namanya," ujar dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved