Bocah Perempuan Luntang-lantung di Tol Japek Usai Diturunkan Kernet Bus karena Terpisah dari Ibunya
Seorang anak perempuan itu berinisial P (7) ditemukan petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jakarta-Cikampek, tepatnya di Km 38.
TRIBUNCIREBON.COM - Salah naik bus seorang anak perempuan diturunkan kernet di Tol Jakarta-Cikampek.
Seorang anak perempuan itu berinisial P (7) ditemukan petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jakarta-Cikampek, tepatnya di Km 38.
Ia ditemukan luntang-lantung di pinggir tol sebelum petugas PJR menyelamatkan dan membawanya ke Mapolsek Cikarang Pusat.
Kapolsek Cikarang Pusat AKP Awang Parikesit menceritakan awalnya P pergi bersama ibunya ke sebuah stasiun yang terletak di kawasan Cakung, Jakarta Timur, pada Rabu (6/10/2021) sore kemarin.
Namun sayang, ia salah menaiki bus dan tersangka mengira bahwa ibunya tak menumpangi bus tersebut.

"Anaknya itu salah naik mobil, pas sampai di Tol Japek, dia bingung ditanyain sama keneknya, ditanya ke penumpang tapi enggak ada yang mengakui kalau itu anaknya mereka," kata Awang saat dikonfirmasi, Kamis (7/10/2021).
Kernet bus tersebut ikut kebingungan dan tak tahu apa yang harus ia perbuat, sehingga ia memutuskan untuk menurunkan P.
Awang enggan menyebutkan ciri-ciri beserta nomor plat PO Bus yang dengan sengaja menurunkan P tanpa didampingi satu orang pun.
"Anaknya ini agak kebingungan pas ditanya sama kernet bus, jadi mungkin keneknya juga bingung harus gimana, lalu diturunin anak itu di tol," ujarnya.
Baca juga: Dua Pegawai Telkom dan Tukang Galon Meninggal dalam Gorong-gorong Diduga Keracunan, Ini Kronologinya
Beruntung sebuah mobil patroli PJR Tol Jakarta-Cikampek menemukan anak tersebut.
Kemudian petugas membawa anak itu ke Mapolsek Cikarang Pusat.
"Kemudian ada PJR patroli, ditemukan lah anak itu dan langsung diserahkan ke polsek. Kemudian kami tanya-tanya anaknya," ungkap Awang.
Kepada anggota Polsek Cikarang Pusat, P mengaku berdomisili di Cakung.
Kepolisian kemudian berkoordinasi dan menginformasikan temuan anak hilang ke Bhabinkamtibmas Cakung.
"Dia mengaku berasal dari Cakung, jadi kami koordinasi dengan bhabinkamtibmas di sana, akhirnya ada orang tuanya dan langsung dijemput. Diturunin sore, diambil semalem," katanya.