Breaking News:

Seorang Remaja di Garut Terpapar Paham Radikal NII, Sebut Pemerintah Indonesia Thagut

Dalam musyawarah tersebut remaja tersebut memaparkan pemahamannya bahwa Pemerintahan Indonesia saat ini merupakan pemerintahan Thagut. 

Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
TOLAK RADIKALISME - Perwakilan GPK Kota Cirebon dan GP Ansor Kota Cirebon saat Deklarasi Umat Islam Menolak Radikalisme sebagai Sarana Meraih Politik Kekuasaan itu digelar di Sekretariat GPK Kota Cirebon, Kp Kesunean Tengah RT 08 RW 08, Kelurahan Kesepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Selasa (21/5/2019). 

Laporan Kontributor Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Kelompok Negara Islam Indonesia (NII) diduga kembali muncul di Garut, Jawa Barat.  

Seorang remaja berusia 15 tahun di Garut diduga telah terpapar paham radikalisme  NII yakni di Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota. 

"Ini berawal dari laporan warga juga orang tuanya, mulanya dari seorang remaja usia 15 tahun yang diduga telah menyimpang akidahnya dan percaya kepada NII," ujar Lurah Sukamentri, Suherman saat dihubungi Tribunjabar.id, Rabu (6/10/2021). 

Kemudian menurutnya warga dan keluarga terduga melakukan laporan ke kelurahan untuk melakukan musyawarah bersama para tokoh dan MUI. 

Dari musyawarah yang digelar di Desa Sukamantri terduga kemudian berkomunikasi dengan sejumlah tokoh agama. 

Baca juga: Teroris Pemilik Bom Mother of Satan Nangis saat Bom Diledakkan di Gunung Ciremai, Sebabkan Longsor

Dalam musyawarah tersebut terduga memaparkan pemahamannya bahwa Pemerintahan Indonesia saat ini merupakan pemerintahan Thagut. 

"Dia bilang dari hasil kajian dirinya pemerintahan saat ini merupakan pemerintahan yang jahiliyah, atau thogut," ucapnya. 

Suherman menjelaskan ada 59 orang yang  diajak untuk mengikuti paham radikal dengan mengucapkan syahadat baru. 

Namun menurutnya dari puluhan orang tersebut merupakan korban dari pencatutan. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved