Breaking News:

PT PG Rajawali 2 Kecam Kekerasan Terhadap Petani Tebu Jatitujuh, Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku

Manajemen PT PG Rajawali II sebagai pengelola PG Jatitujuh menyesalkan insiden penyerangan terhadap petani tebu

DOK PT PG RAJAWALI II
Aktivitas petani di perkebunan tebu HGU Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Rabu (5/10/2021) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Manajemen PT PG Rajawali II sebagai pengelola PG Jatitujuh menyesalkan insiden penyerangan terhadap petani tebu di Desa Kerticala, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, beberapa waktu lalu.

Direktur PT PG Rajawali II, Ardian Wijanarko, menyayangkan terjadinya peristiwa yang mengakibatkan korban jiwa dari pihak petani tebu.

Sebab, menurut dia, petani tebu merupakan salah satu mitra strategis yang berpengaruh terhadap kelangsungan produksi pabrik gula.

“Duka cita yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan, dan kami sangat menyayangkan terjadinya penyerangan terhadap mitra petani tebu di wilayah HGU Jatitujuh," ujar Ardian Wijanarko saat ditemui di PT PG Rajawali II, Jalan Wahidin, Kota Cirebon, Rabu (6/9/2021).

Ia mengatakan, para petani itu merupakan binaan dari PG Jatitujuh dan banyak berkontribusi memasok bahan baku tebu untuk menjaga keberlangsungan produksi gula.

Pihaknya berharap, peristiwa itu tidak terulang kembali di kemudian hari dan tidak mengganggu pola serta hubungan kemitraan yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir.

Selain itu, PT PG Rajawali II juga meminta kepolisian menindak tegas oknum-oknum yang mengganggu aktivitas budidaya tebu di lahan HGU Jatitujuh melalui aksi-aksi kekerasan.

"Kami mempercayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian, untuk menangani kasusnya dan menindak tegas para pelaku," kata Ardian Wijanarko.

Ardian menegaskan, PT PG Rajawali II mengecam dan tidak menoleransi aksi kekerasan yang terjadi di wilayah operasional perusahaan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved