Breaking News:

Kronologi Penangkapan Dua Tersangka Pengedar Uang Palsu di Tasik, Beruntung Pemilik Warungnya Teliti

Berkat kejelian pemilik warung, dua tersangka pengedar uang palsu (upal) asal Ciamis berhasil ditangkap jajaran Polres Tasikmalaya Kota.

Editor: dedy herdiana
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi uang pecahan Rp 50.000 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Berkat kejelian pemilik warung, dua tersangka pengedar uang palsu (upal) asal Ciamis berhasil ditangkap jajaran Polres Tasikmalaya Kota.

"Pemilik warung jeli begitu menerima uang pecahan Rp 50 ribu dari tersangka yang membeli rokok," kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan, di Mapolres, Rabu (6/10).

Kedua tersangka pengedar upal yakni Hs dan Ap, keduanya warga Pamarican, Kabupaten Ciamis. 

Keduanya berhasil ditangkap saat mengedarkan uang palsu dengan cara dibelikan di wilayah Kecamatan Kadipaten.

Baca juga: Uang Palsu Rp 1 Miliar Dijual Rp 5 Juta ke Warga Lampung, Pelaku Pakai Modus Penggandaan Uang

"Saat itu kedua tersangka pura-pura membeli rokok di warung milik warga bernama Ade di tepi jalan raya Tasikmalaya-Bandung," kata Aszhari.

Namun Ade curiga setelah memeriksa uang pecahan Rp 50 ribu tersebut palsu. Ia seger mengejar kedua tersangka ke arah Bandung.

Beruntung kedua tersangka berhasil ditemukan Ade. Mereka tengah beraksi di sebuah warung milik warga bernama Yuni. 

Ade langsung melabrak kedua tersangka sambil memperlihatkan uang yang diserahkan tersangka ternyata palsu. Kedua tersangka sempat berkelit. 

Suami Yuni yang mengetahui kejadian itu segera lapor Polsek Kadipaten. Tak lama petugas datang dan memeriksa kedua tersangka.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved