Breaking News:

Herman Khaeron Angkat Bicara Soal Tewasnya 2 Petani di Lahan Tebu PG Jatitujuh, Begini Katanya

Herman Khaeron mengatakan, ia turut prihatin soal bentrok tersebut hingga mengakibatkan 2 orang korban meninggal dunia pada Senin (4/10/2021) kemarin.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/ Handhika Rahman
Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron saat mengecek persediaan beras di Gudang Bulog Pekandangan Jalan Soekarno-Hatta Indramayu, Minggu (5/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron angkat bicara soal konflik yang terjadi di PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) di wilayah hak guna usaha (HGU) PG Jatitujuh.

Herman Khaeron mengatakan, ia turut prihatin soal bentrok tersebut hingga mengakibatkan 2 orang korban meninggal dunia pada Senin (4/10/2021) kemarin.

"Saya juga turut berbela sungkawa atas korban jiwa petani meninggal dunia 2 orang, seraya mengajak mari kita dudukan sengketa lahan ini dengan musyawarah dan mengedepankan kebersamaan," ujar dia melalui keterangan tertulis yang diterima Tribuncirebon.com, Rabu (6/10/2021).

Konflik di kawasan HGU PT RNI (persero) ini disampaikan dia, telah lama berlangsung.

Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, di Gedung PUSPIHAT Kemenag Indramayu, Jumat (23/4/2021)
Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, di Gedung PUSPIHAT Kemenag Indramayu, Jumat (23/4/2021) (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Pihak DPR RI pun sudah beberapa kali memfasilitasi pertemuan dengan kementrian kehutanan sebagai pemilik lahan dan PT RNI (Persero) sebagai pemilik HGU kebun tebu tersebut.

Akan tetapi, konflik tersebut tidak pernah selesai. 

Direksi RNI, dikatakan Herman Khaeron tidak pernah mendudukkan persoalan ini dengan baik, bahkan selalu dengan cara-cara pendekatan aparat. 

"Saya meyakini, jika RNI serius menangani konflik pertanahan ini, dapat selesai secara baik dan dibangun sinergi saling menguntungkan antara BUMN dan Warga sekitar," ujarnya yang sekaligus politisi Partai Demokrat tersebut.

"Nasi sudah jadi bubur, saat ini telah menelan korban jiwa, dan jika tidak diselesaikan secara komprehensif akan terus terjadi konflik yang berkepanjangan, dan merugikan harmonisasi antar warga," lanjut Herman Khaeron.

Baca juga: Istri Anak Buah AHY Menangis saat Bersaksi, Suami Jadi Tersangka Tragedi Berdarah di Lahan Tebu

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved