Breaking News:

Tujuh Pelaku Tawuran Antargeng di Kota Cirebon Ditangkap, Dua Korban Alami Luka Bacokan

Petugas Satreskrim Polres Cirebon Kota meringkus tujuh pelaku tawuran yang mengakibatkan dua korban mengalami luka bacokan.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar (kedua kanan), saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Selasa (5/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Petugas Satreskrim Polres Cirebon Kota meringkus tujuh pelaku tawuran yang mengakibatkan dua korban mengalami luka bacokan.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar, mengatakan, BD (17), ZR (18), SP (26), DS (21), ZD (18), DY (16), dan YH (16).

Menurut dia, mereka merupakan anggota geng dan aksi tawuran tersebut terjadi pada Selasa (28/9/2021) kira-kira pukul 01.30 WIB.

"Mereka berasal dari beberapa kelompok, tidak hanya satu geng," ujar M Fahri Siregar saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Selasa (5/10/2021).

Baca juga: Persib Bandung Memble Nih, Imbang Terus, Pengamat Bilang Persib Butuh Pemain Pendobrak, Marko Simic?

Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi di Jalan Cipto Mangunkusumo dan Jalan Karang Jalak Mekar, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Menurut dia, pada mulanya para pelaku sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan korbannya sebelum akhirnya membacok menggunakan celurit.

"Dua korbannya juga sama-sama anggota geng, tapi beda kelompok dengan para tersangka," kata M Fahri Siregar.

Baca juga: Arie Kriting Kini Jualan Pisang Goreng, Indah Permatasari Diejek Netizen, Disebut Kayak Gak Keurus

Fahri menyampaikan, tujuh tersangka tersebut berhasil dibekuk pada Sabtu (2/10/2021) di sejumlah lokasi.

Pihaknya juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya, celurit, golok, parang, sepeda motor, dan lainnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 170 KUHP dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

"Ancaman hukuman maksimalnya masing-masing sembilan tahun dan 10 tahun penjara," ujar M Fahri Siregar.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved