Senin, 4 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Suasana Rumah TKP Pembunuhan Tuti dan Amalia Kotor Tak Terurus, Sunyi dan Mencekam di Malam Hari

Terlebih sampai saat ini pelaku perampasan nyawa Tuti dan Amalia belum juga ditangkap, membuat warga sekitar ketakutan.

Tayang:
Editor: Mumu Mujahidin
kolase TribunJabar/Youtube Fredy
CCTV ungkap aksi wanita diduga buang bukti pembunuhan, rekam detik-detik pasca jasad Tuti 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Kabupaten Subang, Jawa Barat, sampai saat ini masih juga belum bisa diungkap oleh pihak kepolisian.

Pantauan Tribun dilapangan pada Selasa (5/10/2021), lokasi dari TKP tempat ditemukannya Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) meninggal dunia secara tidak wajar itu masih terpasang garis polisi.

Terlihat saat ini garis polisi tersebut dipasang menjadi dua, memang pada sebelumnya hanya terpasang satu garis polisi saja.

Bukan hanya itu, terlihat juga rumah yang berada di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang itupun sudah terlihat sangat kotor dan hanya terparkir satu mobil jenis BMW milik Yoris (34) anak tertua dari korban.

CCTV ungkap aksi wanita diduga buang bukti pembunuhan, rekam detik-detik pasca jasad Tuti
CCTV ungkap aksi wanita diduga buang bukti pembunuhan, rekam detik-detik pasca jasad Tuti (kolase TribunJabar/Youtube Fredy)

Bahkan, apabila malam hari tiba rumah tersebut terbilang sangat sunyi, bagaimana tidak, dari bagian samping serta belakang rumah tersebut hanya lahan kosong, dan pada bagian belakang terdapat perkebunan yang cukup luas.

Adanya kasus perampasan nyawa ibu dan anak di rumah tersebut membuat suasana semakin mencekam.

Terlebih sampai saat ini pelaku perampasan nyawa Tuti dan Amalia belum juga ditangkap, membuat warga sekitar ketakutan.

Dapat diketahui, pada 18 Agustus 2021 lalu warga dihebohkan dengan penemuan mayat dari dua orang wanita yang tertumpuk dibagasi mobil belakang jenis Toyota Alpard.

Kedua wanita tersebut yakni Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Pihak kepolisian meyakini bahwa mereka berdua merupakan korban dari perampasan nyawa.

Sementara itu, sampai dengan hari ke 48 ini pihak kepolisian masih terus berupaya keras untuk mengungkap kasus yang masih menjadi misteri ini.

Baca juga: Jelang Pengungkapan Eksekutor yang Habisi Tuti dan Amalia, Istri Muda Yosef Ngeluh Tak Dapat Nafkah

Penuturan Warga

Kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Kabupaten Subang, Jawa Barat, memang terus menyita perhatian dari publik.

Pasalnya, sampai dengan saat ini kasus perampasan nyawa tersebut masih juga belum terungkap oleh pihak kepolisian.

Dengan demikian, Ririn Gelis (38) warga asal Kabupaten Lubuk Linggau, Sumatera Selatan terus menantikan perkembangan dari kasus ini.

Menurut Ririn, kasus kematian dari Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) harus terus dikawal agar kasus tersebut cepat terungkap.

"Jujur saya terus mengikuti kasus ini ya dari awal sampai sekarang, saya dukung banget para media yang terus meliput kasus ini saya salut, saya salah satu warga yang menanti kabar selanjutnya," ucap Ririn saat sedang melakukan siaran langsung di aplikasi Tiktok bersama dengan Indra Zaenal Kepala Desa Jalancagak, Selasa (5/10/2021).

Baca juga: FAKTA BARU Polisi Sebut Ada Perbedaan Hasil Autopsi Pertama dan Kedua hingga Bisa Tetapkan Tersangka

Ririn menganggap, bahwa kasus dari perampasan nyawa ibu dan anak di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kabupaten Subang ini sangat menyita perhatian, sehingga membuat dirinya sangat menunggu perkembangan dari kasus ini.

"Gimana tidak, soalnya sudah mau berjalan dua bulan pembunuhnya masih juga belum tertangkap sementara kan Mabes Polri juga sudah turun tangan tapi pelakunya belum juga tertangkap," katanya.

Sementara itu, tentunya ia juga berharap agar kasus perampasan nyawa ibu dan anak tersebut secepatnya diungkap pihak kepolisian, dengan seperti itu dirinya menilai tidak akan ada lagi asumsi liar dimasyarakat luas.

"Saya turut mendukung juga pihak kepolisian supaya kasus ini segera terungkap, kasian sama keluarga juga soalnya," ujarnya.

Seperti diketahui, sudah hari ke 48 pasca meninggalnya Tuti dan Amalia meninggal secara tak wajar, pihak kepolisian masih terus berupaya untuk mengungkap kasus yang sudah menjadi sorotan publik ini.

Baca juga: UPDATE Kasus Subang, Polisi Telah Kantongi Hasil Autopsi Ulang Jasad Tuti dan Amalia, Ini Katanya

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved