Breaking News:

Puluhan Ekor Ternak Hilang Dalam Sepekan Gegerkan Warga Pangandaran, Diduga Ini Penyebabnya

Masalah hilangnya puluhan ekor ayam dan entong dalam sepekan di Pangandaran membuat geger warga.

Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
ILUSTRASI: Peternakan ayam petelur Tegalsembadra Eco Farming di Desa Tegalsembadra, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Rabu (2/9/2020). 

TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN - Masalah hilangnya puluhan ekor ayam dan entong dalam sepekan di Pangandaran membuat geger warga.

Peristiwa hilangnya puluhan ekor ayam tersebut menimpa beberapa warga di wilayah Dusun Cibuluh Satu, Dusun Cibuluh Dua, Desa Cibuluh, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat.

Satu korban kehilangan ayam warga Dusun Cibuluh Satu, Ani (56) mengaku, pada minggu (3/10/2021) kemarin pagi 8 entog (itik) miliknya hilang .

Baca juga: Kisah Warga yang Diajak Polisi Datangi Lokasi Bahan Peledak di Kaki Gunung Ciremai: Awalnya Gak Tahu

Baca juga: Macan di Gunung Sawal Ciamis Masuk Kampung, Terkam Ternak Warga, Belum Diketahui Si Abah atau Bukan

"Dan sebelum entog Saya yang hilang, ayam milik tetangga lainnya seperti ayam mang Aceng dan Totong juga sama, hilang," ujar Ani saat dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Selasa (5/10/2021) siang.

Ia menduga, entog miliknya dan ayam tetangga hilang karena adanya pencuri yang beroperasi saat malam hari.

"Dari 10 ekor Entog sekarang hanya tersisa 2, belum beberapa ayam tetangga lainnya. Mereka (pencuri) mungkin, mencurinya malam hari saat semua orang tidur karena pagi-pagi saat mau memberi makan, sudah gak ada. Kalau dibilang hama binatang, kebetulan di kita gak ada," katanya.

Kalau ditotal dalam seminggu ini, ternak peliharaan miliknya dan tetangganya yang hilang, mungkin sekitar 50 ekor.

Baca juga: Macan Gunung Sawal Diduga Datangi Desa, Warga Khawatir, Ternak Ditemukan Mati dengan Leher Terkoyak

"Mungkin satu Minggu ini ada lah sekitar 50 ekor, dikalikan saja per ekornya Rp 70 ribu, kan besar juga," ucap Ani.

Sementara korban satunya yang kebetulan seorang janda di Cibuluh dua, Suryati (63) mengungkapkan, sebelum 5 ekor ayam peliharaannya hilang Ia sempat menjual beberapa ekor ayam.

"Hari Senin (4/10/2021) saya menjual ayam, dan sisanya saat mau memberi makan yang 5 ekor tadi pagi (5/10/2021), di kandang sudah tidak ada," katanya.

Padahal, ungkap Suryati, ayam yang Ia pelihara niatnya untuk tambahan kebutuhan ekonominya.

"Jadi, kalau sudah besar dan lagi butuh uang ayamnya bisa dijual. Dan uangnya bisa buat beli beras, ngasih jajan cucu atau lainnya," ucap sedihnya. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved