Breaking News:

Dua Orang Tewas Akibat Perselisihan Lahan, Bupati Majalengka Minta Pelaku Perampas Nyawa Ditangkap

Bentrokan sendiri terjadi di petak 112 wilayah Kerticala, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Fauzie Pradita Abbas
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Bupati Majalengka, Karna Sobahi. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Bupati Majalengka, Karna Sobahi meminta para pelaku perampasan nyawa terhadap kedua warganya di Kecamatan Jatitujuh ditangkap.

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka menyesalkan dan prihatin dengan meninggal dua orang warganya akibat bentrok perebutan lahan tebu, yang terjadi di daerah perbatasan Indramayu-Majalengka, Senin (4/10/2021).

Bentrokan sendiri terjadi di petak 112 wilayah Kerticala, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu.

Karna Sobahi menyesalkan perbuatan kriminal itu dan meminta aparat kepolisian segera menindak tegas para pelaku.

Agar mendapatkan hukuman untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.

"Kami turut berduka cita atas meninggalnya warga kami, warga kami yang tinggal di Desa Jatiraga Kecamatan Jatitujuh dan Desa Sumber Kulon Kecamatan Jatitujuh yang menjadi korban penganiyaan oleh kelompok masa yang berasal dari Indramayu," ujar Karna saat dimintai tanggapannya, Selasa (5/10/2021).

Menurut dia, peristiwa ini seringkali terjadi dan perlu segera diselesaikan untuk dicarikan jalan keluarnya, agar tidak ada lagi sengketa perebutan lahan.

"Saya mendesak kepada aparat kepolisian agar segera menangkap pelakunya dan memproses sebagaimana hukum yang berkeadilan," ucapnya.

Pihaknya juga meminta kepada keluarga korban untuk bersabar dan bertawakal menerima kenyataan ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved