Breaking News:

Perselisihan Lahan Tebu Makan Korban

Bupati Indramayu Kutuk Keras Aksi Preman di Balik Tragedi Penghilangan Nyawa Dua Orang Petani Tebu

pihaknya mendukung penuh tindakan dari aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas tragedi tersebut.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Bupati Indramayu, Nina Agustina mengutuk aksi premanisme yang melatarbelakangi terjadinya insiden berdarah di lahan tebu PG Jatitujuh di perbatasan Indramayu-Majalengka. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Bupati Indramayu, Nina Agustina mengutuk aksi premanisme yang melatarbelakangi terjadinya insiden berdarah di lahan tebu PG Jatitujuh di perbatasan Indramayu-Majalengka.

Ada 2 orang petani asal Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka yang tewas, Senin (4/10/2021) kemarin.

Nina Agustina mengatakan, pihaknya mendukung penuh tindakan dari aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas tragedi tersebut.

"Premanisme ini tentunya tidak kita halalkan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (5/10/2021).

Nina Agustina mengatakan, tindakan premanisme tersebut membuat semua masyarakat merasa tidak nyaman.

Sebagai kepala daerah, pihaknya akan melindungi dan menjaga masyarakat dari aksi premanisme tersebut.

Masih disampaikan Nina Agustina, beberapa bulan terakhir, padahal pihaknya sudah memfasilitasi para petani penggarap lahan tebu tersebut untuk bisa bermitra dengan PG Jatitujuh.

"Tapi karena ketidaksabaran atau sudah berlarut larut akhirnya meledak," ujar dia.

Polisi saat mengamankan pelaku terduga yang menewaskan 2 petani tebu warga Majalengka pada lahan tebu PG Jatitujuh di Desa Amis, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Senin (4/10/2021).
Polisi saat mengamankan pelaku terduga yang menewaskan 2 petani tebu warga Majalengka pada lahan tebu PG Jatitujuh di Desa Amis, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Senin (4/10/2021). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif mengatakan, kejadian berdarah itu dilatarbelakangi oleh para gerombolan preman.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved