Breaking News:

Penumpang KA Kaligung Tidak Perlu Surat Negatif Covid-19, Nih Persyaratan Lengkapnya

PT KAI Daop 3 Cirebon mengoperasikan lagi KA Kaligung yang melayani rute Cirebon - Semarang mulai hari ini.

Dok HUMAS PT KAI
KA Kaligung yang beroperasi lagi mulai hari ini di Stasiun Cirebon Prujakan, Jalan Nyi Mas Gandasari, Kota Cirebon, Senin (4/9/2021) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - PT KAI Daop 3 Cirebon mengoperasikan lagi KA Kaligung yang melayani rute Cirebon - Semarang mulai hari ini.

Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Suprapto, mengatakan, penumpang KA Kaligung tidak perlu menunjukkan surat keterangan negatif Covid-19 dari hasil pemeriksaan rapid test antigen maupun swab test PCR.

Menurut dia, persyaratan tersebut dikhususkan bagi penumpang kereta api jarak jauh yang beroperasi di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon.

"KA Kaligung merupakan kereta api lokal sehingga tidak perlu menunjukkan surat negatif Covid-19," ujar Suprapto saat ditemui di Stasiun Cirebon Prujakan, Jalan Nyi Mas Gandasari, Kota Cirebon, Senin (5/9/2021).

Ia mengatakan, persyaratan bagi penumpang KA Kaligung ialah berusia di atas 12 tahun, telah menjalani vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama, dan lainnya.

Namun, bagi penumpang yang tidak dapat divaksin karena mempunyai riwayat penyakit komorbid atau lainnya wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah.

"Persyaratan lainnya bagi penumpang KA Kaligung sama seperti yang tertuang dalam Surat Edaran Kemenhub RI Nomor 69 Tahun 2021," ujar Suprapto.

Di antaranya, kondisinya sehat, suhu badan melebihi 37,3 derajat celcius, memakai masker, dan dilarang berbicara melalui telepon atau secara langsung selama perjalanan.

Pihaknya memastikan, operasional kereta api tersebut juga menerapkan protokol kesehatan dan harus dipatuhi seluruh penumpang tanpa terkecuali.

Suprapto menyampaikan, rangkaian KA Kaligung terdiri dari tujuh gerbong kereta kelas ekonomi dan dua gerbong kereta kelas ekskutif.

"Untuk harga tiketnya dimulai dari Rp 60 ribu, dan dapat dipesan melalui channel penjualan resmi tiket kereta api," kata Suprapto.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved