Breaking News:

Ada Apa? Warga Majalengka Berbondong-bondong Datangi Tepian Sungai Cimanuk, Ternyata Mau Lakukan Ini

Warga dari berbagai daerah bahkan dari luar Kabupaten Majalengka berkumpul di pinggir sungai Cimanuk.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Warga berkumpul di bibir sungai Cimanuk Bendung Rentang, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka imbas dari pengurasan yang dilakukan oleh BBWS Sungai Cimanuk Cisanggarung. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Warga dari berbagai daerah bahkan dari luar Kabupaten Majalengka berkumpul di pinggir sungai Cimanuk yang berada persis di Bendung Rentang Jatitujuh, Senin (4/10/2021).

Keberadaan mereka tentunya menunggu momen mabok ikan imbas dari pengurasan Sungai Cimanuk.

Pengurasan sendiri dilaksanakan oleh pengelola BBWS Sungai Cimanuk Cisanggarung Jatitujuh Majalengka.

Koordinator Lapangan Bendung Rentang maupun Sungai Cimanuk, Dadi Supriadi mengatakan hal tersebut sudah biasa dilakukan oleh warga ketika kegiatan pengurasan sungai berlangsung.

Mereka menunggu momen banyaknya ikan yang mabok di pinggir sungai imbas dari pengurasan tersebut.

"Ya begini lah kalau kami sedang melaksanakan perawatan sungai. Warga berbondong-bondong datang untuk menangkap ikan," ujar Dadi saat ditemui di lokasi, Senin (4/10/2021).

Menurutnya, hal tersebut sudah menjadi tradisi para warga.

Bahkan, banyak warga dari luar Majalengka yang sengaja datang demi membawa lauk ikan untuk keluarga di rumah.

"Kami melakukan pengurasan itu setahun sekali, jadi momen ini terbilang langka untuk warga. Ada pun, sejumlah cara dilakukan warga untuk menangkap ikan, ada yang pakai jaring, terjun langsung ke sungai hingga senapan yang sudah dimodifikasi untuk ditembakkan ke ikan," ucapnya.

Menurut salah satu warga asal Kabupaten Indramayu, Abdul Malik (30) mengaku, dirinya sengaja datang ke Sungai Cimanuk untuk menangkap ikan.

Dibukanya bendungan, membuat ikan secara otomatis mabok lantaran arus yang begitu deras mengalir.

"Saya hanya modal jaring. Ini juga lumayan dapatnya meski kecil-kecil. Alhamdulilah buat anak istri di rumah," jelas Abdul.

Pengurasan Sungai sendiri akan dilakukan hingga akhir bulan Oktober ini.

Salah satu tujuannya, yakni menyambut musim tanam yang akan jatuh pada awal November 2021 nanti.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved