Breaking News:

Piala Sudirman 202

Indonesia Kalah dari Malaysia, Gagal ke Semifinal Piala Sudirman 2021

Tim bulutangkis Indonesia akhirnya terhenti di perempat final Piala Sudirman 2021.

pb djarum
Piala Sudirman 

Pebulutangkis yang kerap disapa Jorji itu menang dengan skor sengit berupa 20-22, 21-18, dan 19-21.

Gregoria Mariska Tunjung
Gregoria Mariska Tunjung (PBSI)

Kemenangan melawan Kisona Selvaduray membuat Gregoria membantu Indonesia menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Hanya saja nasib apes kembali harus diterima Indonesia lantaran kembali harus kalah pada sesi ketiga tepatnya di sektor tunggal putra.

Anthony Sinisuka Ginting yang menjadi andalan harus mengakui keunggulan Lee Zii Jia yang tampil sangat baik di atas lapangan.

Lee Zii Jia yang seakan ingin membuktikan kualitas terbaiknya pasca kekalahan All England akhirnya mampu mengalahkan Ginting dengan skor 21-11 dan 21-16.

Pebulu tangkis Malaysia Lee Zii Jia melepaskan tembakan ke arah pemain China Chen Long dalam pertandingan babak 16 besar bulu tangkis tunggal putra selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 29 Juli 2021.
Pebulu tangkis Malaysia Lee Zii Jia melepaskan tembakan ke arah pemain China Chen Long dalam pertandingan babak 16 besar bulu tangkis tunggal putra selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 29 Juli 2021. (ALEXANDER NEMENOV / AFP)

Kemenangan itu terasa spesial mengingat menjadi raihan perdana Lee Zii Jia ketika berhadapan dengan Ginting.

Malaysia pun kembali unggul setelah Lee Zii Jia mengalahkan Ginting pada sesi ketiga babak perempat final Piala Sudirman 2021 tersebut.

Indonesia sempat menyamakan skor lagi setelah pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengguli lawannya pada pertandingan keempat.

Peraih medali emas Olimpiade Tokyo itu berhasil meriah kemenangan dalam laga krusial sesi keempat babak perempat final Piala Sudirman edisi kali ini.

Pasangan Greysia/Apriyani secara brilian mampu mengalahkan Pearly Tan/Thinaah Muralitharan dengan skor 20-22, 21-17, dan 18-21.

Sebelum akhirnya perjuangan Indonesia harus terhenti ketika Praveen/Melati yang menjadi harapan terakhir Indonesia harus kalah lewat permainan rubber game.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved