Breaking News:

Hari Batik Nasional

INI Asal Mula Hari Batik Nasional Sehingga Diperingati Setiap Tanggal 2 Oktober

Ternyata asal mula Hari Batik Nasional seperti ini, sehingga diperingati di Indonesia setiap tanggal 2 Oktober.

Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Batik motif ikan etong hasil karya pelajar di Kabupaten Indramayu dalam pameran di Alun-alun Indramayu, Sabtu (22/2/2020). 

TRIBUNCIREBON.COM - Ternyata asal mula Hari Batik Nasional seperti ini, sehingga diperingati di Indonesia setiap tanggal 2 Oktober.

Pemilihan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional karena pada tanggal itu batik diakui sebagai warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia.

Pengakuan batik sebagai warisan dunia ini berlaku sejak Badan PBB untuk Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan atau UNESCO, menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and the Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009.

Proses peresmian batik sebagai Warisan Budaya Bukan Benda itu berlangsung di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Mengutip Harian Kompas, 3 Oktober 2009, batik Indonesia masuk dalam 76 warisan budaya nonbenda dunia.

Baca juga: Ini Keunggulan Malam Sawit untuk Produksi Batik di Jawa Barat Menurut BPPT

Dari 76 seni dan budaya warisan dunia yang diakui Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO), Indonesia menyumbangkan satu warisan. Sementara itu, China menyumbang 21 dan Jepang 13 warisan.

Diberitakan Kompas.com, 2 Oktober 2017, menurut UNESCO, teknik, simbolisme, dan budaya terkait batik dianggap melekat dengan kebudayaan Indonesia. Bahkan, UNESCO menilai masyarakat Indonesia memaknai batik dari prosesi kelahiran sampai kematian.

Batik juga menjadi refleksi akan keberagaman budaya di Indonesia, yang terlihat dari sejumlah motifnya.

Pengaruh Arab dalam motif hias yang biasa ditemui di seni kaligrafi, pengaruh Eropa dalam bentuk motif bunga, pengaruh China dalam motif phoenix (burung api), hingga pengaruh India dan Persia dalam motif merak.

Baca juga: Regenerasi Perajin dan Pengusaha Batik di Jawa Barat Minim, Anak-anak Muda Pilih Jadi PNS

Kaya simbol

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved