Breaking News:

KKB Papua

Kepala Densus 88 Antiteror Polri Minta Hentikan Sebutan Terorisme Bagi KKB Papua, Ini Alasannya

Menurut Martinus, kata teroris bisa menjadi stigma buruk bagi Orang Asli Papua (OAP) yang tidak menyebarkan aksi teror seperti kelompok KKB.

Editor: Mumu Mujahidin
Facebook/TPNPB
Daftar Korban Dalam Perburuan KKB Papua Setahun Terakhir: Kepala Densus 88 Antiteror Polri Minta Hentikan Sebutan Terorisme Bagi KKB Papua, Ini Alasannya 

Akibat baku tembak itu, lima anggota KKB tewas, satu aparat keamanan gugur, dan dua aparat lain mengalami luka-luka.

Lokasi baku tempat tersebut berada di sekitar markas KKB pimpinan Lekagak Telenggen di Kampung Maki.

Kapolda Papua, Irjen Mathius Fakhiri, mengatakan, satu anggota Brimob yang gugur itu adalah Bharada Komang. Dua anggota Brimob yang terluka bernama Ipda Naton Tonapa dan Bripka Moh Syaifudin.

Korban merupakan anggota Satgas Nemangkawi yang sebelumnya ditugaskan untuk mengidentifikasi keberadaan KKB.

"Ia ada kontak tembak tadi pagi. Tiga orang korban, satu meninggal Bharada Komang. Semua korban sudah dievakuasi ke Timika," ujarnya di Jayapura, Selasa.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal, mengatakan dalam insiden itu lima anggota KKB juga tewas terkena tembakan senjata aparat.

Identitas kelima anggota KKB pimpinan Lekagak Telenggen itu hingga belum diketahui secara jelas.

"Lima anggota kelompok kriminal bersenjata pimpinan Lekagak Telenggen di Kampung Maki, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, dinyatakan meninggal dunia akibat terkena tembakan," ujar Kamal, saat dikonfirmasi, Selasa malam.

Kamal mengatakan, aparat gabungan dari TNI dan Polri masih terus melakukan pengejaran terhadap KKB tersebut.

Saat terjadi kontak senjata itu, KKB pimpinan Lekagak Telenggen yang berlokasi di Kampung Maki, Distrik Gome, diketahui langsung kabur.

"Setelah personel gabungan memasuki lokasi kelompok kriminal bersenjata di Kampung Maki, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, terjadi kontak tembak yang mengakibatkan kelompok kriminal bersenjata mundur dan meninggalkan Kampung Maki," kata dia.

Seperti diketahui, aksi yang dilakukan KKB pimpinan Lekagak belakangan semakin beringas. Selama April 2021, tercatat tiga warga sipil tewas ditembak.

Dua aparat keamanan gugur, termasuk Kabinda Papua Mayjen TNI (Anumerta) I Gusti Putu Danny Karya Nugraha.

Kabinda Papua Gugur

Kabar duka datang dari Papua.

Kepala BIN Daerah Papua, Brigjen TNI Gusti Putu Danny Nugraha gugur ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Peristiwa penembakan itu terjadi di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (25/4/2021).

Hal ini dibenarkan oleh Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen Ignatius Yogo Triyono.

"Iya betul, gugur," ujar Yogo, saat dihubungi Kompas.com, Minggu.

Menurut dia, saat ini jenazah masih belum dapat dievakuasi.

"Jenazah masih di Beoga, ini masih kami monitor terus, rencana besok dievakuasi," kata dia.

Ignatius mengaku, belum mendapat informasi lengkap mengenai kronologis kejadian.

Jaringan komunikasi yang masih sangat minim membuat akses informasi dari Beoga sulit didapat. 

"Kejadiam sekitar 15.30 WIT, kami belum tahu (kejadian seperti apa) karena komunikasi masih terputus-putus, saya masih terima informasi awal.

Kami masih dalami karena komunikasi yang susah antara Beoga dengan Ilaga, Ilaga dengan sini (Jayapura)," kata Ignatius.

Baca juga: KABAR DUKA, 53 Awak KRI Nanggala-402 Dinyatakan Gugur, Penyelamatan Tak Berhasil

Baca juga: Pantas Tagihan Listrik Membengkak, Bisa Jadi Karena Anda Sering Lakukan Kebiasaan Ini Tanpa Sadar

Berita lain terkait KKB Papua

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved