Breaking News:

KKB Papua

Kepala Densus 88 Antiteror Polri Minta Hentikan Sebutan Terorisme Bagi KKB Papua, Ini Alasannya

Menurut Martinus, kata teroris bisa menjadi stigma buruk bagi Orang Asli Papua (OAP) yang tidak menyebarkan aksi teror seperti kelompok KKB.

Editor: Mumu Mujahidin
Facebook/TPNPB
Daftar Korban Dalam Perburuan KKB Papua Setahun Terakhir: Kepala Densus 88 Antiteror Polri Minta Hentikan Sebutan Terorisme Bagi KKB Papua, Ini Alasannya 

"Kita melihat terorisme yang saat ini kita hadapi, tidak pernah kita menggunakan kata islam di depan terorisme. Tidak pernah. Karena itu kita melawan kodrat manusia. kita melawan martabat lahiriah manusia itu. Jadi kita menghindari itu," jelasnya.

"Dalam memahami Papua, dalam merespon apa yang terjadi di Papua, saya minta juga semua tokoh agama. Agama Kristen, Agama Islam, Agama apapun menahan semua pendapat tentang apa yang terjadi di papua. sehingga kita memberikan ruang untuk menyelesaikan Papua secara komperhensif dan adil tanpa menyentuh aspek-aspek yang sensitif," sambungnya.

Pemerintah Tetapkan KKB Sebagai Teroris

Pemerintah menetapkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sebagai kelompok terorisme. Penetapan ini disampaikan oleh Menkopolhukam Prof Dr Mahfud Md di kantor Menkopolhukam, Jakarta, Kamis (29/4/2021) siang ini.

Menurut Mahfud, KKB Papua adalah gerakan separatisme yang melakukan cara-cara atau gerakan teror, sehingga masuk dalam Gerakan Terorisme.

"Gerakan mereka ini dilakukan oleh segelintir orang, namun cara-cara merupakan teror, sehingga pemerintah memutuskan memasukkan mereka sebagai gerakan teroris. Ini tidak dialamatkan ke seluruh warga Papua, tapi segelintir orang yang berbuat teror. Pemerintah akan menegakkan hukum agar teror ini bisa berhenti," kata Mahfud dalam konferensi pers yang disiarkan secara langsung Kompas TV.

Penetapan status KKB sebagai gerakan terorisme ini dipicu dengan tertembaknya Kepala BIN daerah Papua, Brigjen TNI Gusti Putu Danny Nugraha oleh KKB.

Sebelum itu, KKB pun melakukan sejumlah kekerasan, pembunuhan, penembakan terhadap warga dan tokoh-tokoh masyarat serta anggota TNI-Polri yang bertugas di Papua.

Baca juga: Tukang Ojek Tanpa Dosa Tewas Ditembak di Puncak Papua, Polisi Bilang Pelaku Penembakan adalah KKB

Kontak Senjata

Kontak tembak antara personel Satgas Nemangkawi dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Maki, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua terjadi pada Selasa (27/4/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved