Breaking News:

Gadis 14 Tahun Disiram Air Keras oleh Pacarnya Sendiri hingga Meninggal, Polisi Ungkap Kronologinya

Berdasarkan keterangan pelaku yang diterima polisi, motif pelaku adalah cemburu buta. Ia disebut mau memberikan pelajaran kepada pelaku.

Editor: Mumu Mujahidin
(TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO)
Cemburu Buta, Seorang Pria di Medan Siram Teman Wanitanya Pakai Air Keras Hingga Tewas 

TRIBUNCIREBON.COM - Seorang gadis di bawah umur di Kota Medan menjadi korban kekejaman kekasihnya sendiri.

Betapa tidak gadis di bawah umur tersebut disiram air keras oleh sang pacar hingga meninggal dunia.

Adalah Putra Nakula (26), seorang pria di Kota Medan nekat menyiram pacarnya sendiri menggunakan air keras hingga meninggal.

Adapun korbannya yakni seorang pelajar bernama SNR (15), yang tak lain merupakan tetangga pelaku. Kapolsek Deli Tua, AKP Zulkifli Harahap membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia mengatakan kejadian itu terjadi pada Sabtu (25/9/2021) malam, di kuburan Cina, Jalan Stasiun, Kecamatan Deli Tua.

Saat itu korban bersama pelaku sempat makan bareng di rumah korban. Kemudian mereka pamit untuk jalan-jalan.

Setibanya kembali SNR sudah tak sadarkan diri dengan kondisi tubuh mengalami luka bakar pada tubuh bagian kiri.

Saat itu keluarga pun langsung membawa korban ke rumah sakit dan didapati korban mengalami luka akibat air keras.

"Jadi dia pelakunya, cuma dia juga yang bawa pulang kerumahnya. Tetapi waktu dibawa itu kan gak sadar," kata Kapolsek Deli Tua, AKP Zulkifli Harahap, Senin (27/9/2021) pagi.

Baca juga: Cinta Terlarang Berakhir Tragis, Selingkuhan Tewas Disiram Air Keras oleh Kekasihnya, Ini Kisahnya

Berdasarkan keterangan pelaku yang diterima polisi, motif pelaku adalah cemburu buta. Ia disebut mau memberikan pelajaran kepada pelaku.

Pelaku ditangkap keesokan harinya setelah dilakukan interogasi lantaran ia saksi utama dan yang membawa korban pulang.

Dari tangan pelaku polisi mengamankan, satu sepeda motor Kawasaki Ninja Warna Hijau BK 3290 AAS, satu plastik kresek warna merah yang digunakan pelaku untuk menyimpan air keras dan satu botol plastik kecil warna putih.

Saat ini pelaku sudah dibawa ke Polsek Deli Tua dan terancam kurungan penjara seumur hidup karena melakukan pembunuhan berencana.

"Pelaku kita persangkaan dengan pasal 338 jo 340 KUHP pembunuhan," katanya.

Syahbila Nur Rohima, korban penyiraman air keras yang akhirnya meninggal dunia.(HO)
Syahbila Nur Rohima, korban penyiraman air keras yang akhirnya meninggal dunia.(HO) (HO)
Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved