Breaking News:

Ada Penambahan 5 Kasus Covid-19 di Majalengka, dan Kabar Baik Tak Ada Lagi RT Zona Merah

Seiring dengan hal itu, kabar baik menghampiri, yakni sudah tak ada daerah zona merah tingkat RT di kota angin saat ini.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
ISTIMEWA
Ilustrasi penanganan pasien covid-19 di RS Kuningan. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 di Kabupaten Majalengka terus bergulir.

Seiring dengan hal itu, kabar baik menghampiri, yakni sudah tak ada daerah zona merah tingkat RT di kota angin saat ini.

Menurut data Dinas Kesehatan Majalengka per hari ini, jumlah RT zona merah kini nihil dari 6.557 RT.

Sekretaris Dinas (Sekdis) Kesehatan Majalengka, Agus Susanto mengatakan, tak ada laginya jumlah RT zona merah menandakan penerapan PPKM dianggap berhasil.

Baca juga: Puluhan Dokter di Swedia Tentang Vaksinasi Bagi Anak 12 Tahun hingga Buat Surat Terbuka, Kenapa ya?

Sementara, di Kabupaten Majalengka terdapat 6.557 RT dari 26 kecamatan di Majalengka.

"Zona merah tingkat RT alhamdulilah sudah nol. Semoga dapat mempertahankannya ke depan," ujar Agus dalam keterangan resminya yang diterima Tribun, Senin (27/9/2021).

Sementara, per Senin (27/9/2021) ini, masih ada penambahan kasus Covid-19 berjumlah 5 orang.

Jumlah itu tersebar di 4 kecamatan.

"4 kecamatan itu, yakni Kecamatan Jatitujuh, Kasokandel, Malausma dan Sumberjaya," ucapnya.

Namun, Agus mengingatkan, setiap pencapaian pengendalian Covid-19 adalah peringatan agar tetap taat protokol kesehatan dan melaksanakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 secara bertanggung jawab.

Baca juga: Cegah Covid-19 Gelombang Ketiga, Pemkot Cirebon Pastikan Ikuti Seluruh Kebijakan Pemerintah Pusat

Menurut dia, terbuka kemungkinan Majalengka kembali ke zona merah jika tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam berbagai aktivitas.

“Kita pasti akan kembali ke zona merah, jika kita tidak disiplin. Jangan sampai kita jadi pemicu naiknya kasus kembali,” jelas dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved