Breaking News:

7.200 Anak di Jabar Kehilangan Orang Tua Selama Pandemi Covid-19, Pemrov Langsung Berikan Ini

Sejak awal pandemi, sekitar 7.200 anak di Jawa Barat menjadi yatim dan yatim piatu karena orang tuanya meninggal akibat Covid-19.

Editor: dedy herdiana
pixabay
Ilustrasi virus Covid-19 -- Sejak awal pandemi, sekitar 7.200 anak di Jawa Barat menjadi yatim dan yatim piatu karena orang tuanya meninggal akibat Covid-19 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Sejak awal pandemi, sekitar 7.200 anak di Jawa Barat menjadi yatim dan yatim piatu karena anak kehilangan orang tuanya, meninggal akibat Covid-19.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun memberikan santunan dan pendampingan jangka pendek serta jangka panjang kepada mereka.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dodo Suhendar, mengatakan kini tengah dalam proses verifikasi dan validasi data tersebut.

Baca juga: JADWAL Vaksinasi Covid-19 Massal di Kota Cirebon Hari Ini, Cek Lokasinya di Sini

Dari 7.200-an anak yang dilaporkan kehilangan orang tua, baru sekitar 2.500 anak yang telah terverifikasi.

Dodo mengatakan pendampingan dan pemberian santunan akan diberikan secara proporsional kepada setiap anak yang menjadi yatim atau yatim piatu. Ibu hamil yang suaminya meninggal karena Covid-19 juga, katanya, mendapat pendampingan untuk pelatihan kemandirian ekonomi.

"Kita lakukan pemeriksaan kependudukan, yang sudah clear datanya jangan nunggu yang lain, akan segera mulai kami beri perhatian berupa santunan anak yatim piatu. Pemerintah berkolaborasi dengan lembaga zakat dan swasta," kata Dodo dalam di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (27/9/2021).

Data yang diterima, katanya, disesuaikan dengan kebutuhan. Bisa saja, ujarnya, ada anak yatim yang berasal dari keluarga mampu, tetapi tetap membutuhkan pendampingan psikososial dari psikolog. Dengan demikian, bantuan yang diberikan tidak selalu sama.

"Ada yang ke psikologis, ada yang pola asuh, dan ada yang ke pola asuh serta ekonomi, dan ada yang keseluruhan," katanya.

Baca juga: Kok, Saya Sudah Vaksin Covid-19 tapi Sertifikatnya Tak Muncul ya? Jangan-jangan Ini Penyebabnya

Bantuan jangka pendek akan diberikan berupa uang tunai senilai Rp 300 ribu per orang. Dinsos Jabar juga mendapatkan bantuan berupa 2.500 pasang sepatu dan sembako dari berbagai lembaga kemanusiaan dan filantropi untuk disalurkan kepada anak-anak korban Covid-19 tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved