Breaking News:

Satu Keluarga di Cianjur Ini Kapok Pelihara Ayam, Bukan karena Kotorannya, tapi Gara-gara Ini

Wawan mengatakan, kandang ayamnya juga sudah ia buang ke sawah belakang rumah.

(AFP/XAVIER LEOTY)
ayam jantan. foto hanya ilustrasi 

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Keluarga Wawan (50) warga Kampung Bayubud RT 03/01, Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur kapok memelihara ayam.

Selain sering kemalingan, gara-gara ia memelihara ayam, seorang tetangganya, guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 5 Cianjur, Solahudin (60), harus terluka dan dirawat di rumah sakit karena hendak menolong keluarganya.

Wawan mengatakan, yang paling trauma adalah istrinya.

Pasalnya ia bersama istrinya sempat menahan pintu dan saling dorong dengan dua perampok yang menyatroni rumahnya pada, Jumat (24/9/2021) dinihari.

"Kapok pa pelihara ayam, ayamnya sudah saya jual semua, istri saya syok ia sampai lemas dan jatuh sakit gara-gara berhadapan sama maling," ujar Wawan ditemui, Minggu (26/9/2021) pagi.

Wawan mengatakan, kandang ayamnya juga sudah ia buang ke sawah belakang rumah.

Ia mengatakan, semoga rampok yang melukai tetangganya segera tertangkap dan bisa diproses karena telah meresahkan warga.

"Semoga malingnya cepat tertangkap pak, saya siap jadi saksi, saya sudah mendatangi polres dan polisi juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara," kata Wawan.

Wawan mengatakan, ia belum sempat tidur tenang sejak kejadian perampokan tersebut.

"Tidurnya belum benar pa, masih bangun terus, pas kejadian saya bergadang ga tidur sama sekali jagain anak dan istri khawatir malingnya balik lagi," kata Wawan.

Wawan mengatakan, masih melihat jelas tetangganya pa Solahudin yang terluka di bagian wajah karena hendak menolongnya.

"Ia kasihan sekali pa Solahudin, saya berharap ia segera sembuh dari lukanya," kata Wawan.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved