Breaking News:

Pemuda di Indramayu Ini Pura-pura Jadi Tukang Pijat, Padahal Dia Maling, Nenek Warijah Jadi Korban

Warijah kehilangan kalung emas tiffany seberat 8,5 gram dan liontin emas seberat 5,300 gram.

istimewa
Pelaku pencurian dengan modus tukang pijat saat diamankan Polsek Terisi. Foto istimewa/Polsek Terisi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Hati-hati jika memanggil tukang pijat masuk ke dalam rumah. 

Pencurian di dalam rumah dengan modus tukang pijat ini dialami seorang nenek berusia 72 tahun, Warijah warga Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

Warijah kehilangan kalung emas tiffany seberat 8,5 gram dan liontin emas seberat 5,300 gram.

Pelakunya merupakan pemuda berinisial W (29) warga Desa Mekar jaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.

Kapolsek Terisi, Iptu Hendro Ruhanda. SH, melalui Kanit Reskrim Polsek Terisi Bripka Wahyudin membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Bripka Wahyudin, kejadian itu terjadi di kediaman korban pada Rabu (22/9/2021) kemarin sekitar pukul 16.30 WIB.

"Awal kejadiannya saat korban sedang cari angin di teras rumah, lalu datang orang tidak dikenal naik sepeda motor menawari pengobatan bekam dan korban menyetujui," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (26/9/2021).

Bripka Wahyudin mengatakan, saat itu korban mulai dipijat oleh pelaku.

Pelaku kemudian meminta nenek itu untuk melepas semua perhiasan yang ia kenakan dengan alasan untuk mempermudah proses pemijatan.

Korban pun kemudian menuruti permintaan pelaku dengan melepas kalung emas dan liontin itu dan menaruhnya di bawah bantal.

Lanjut Bripka Wahyudin, saat itu, pelaku mencoba mencari situasi sepi untuk memuluskan niat jahatnya tersebut.

Ketika situasi sudah dianggap aman, ia kemudian menggasak perhiasan nenek tersebut dan kabur.

Nenek Warijah baru sadar saat pelaku pergi, ia mencari kalung emas dan liontin di bawah bantal namun sudah raib.

Polisi pun langsung melakukan penyelidikan setelah mendapat laporan, pelaku berhasil diamankan kurang dari 24 jam pada Kamis tanggal 23 September 2021, sekira jam 01.00 WIB.

"Pelaku diamankan di Blok Peraha Desa Sanca Kecamatan Gantar," ujar dia.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 1 juta, tas ransel, pakaian pelaku, 2 bukti surat toko mas, dan rekaman video tersangka saat memijat korban.

"Pelaku dikenakan Pasal 362 KUHP," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved