Breaking News:

Setelah Heboh Seruan Penghentian Perang Korea, Begini Tanggapan dari Adik Kim Jong-un

Kim Yo-jong, adik dari Kim Jong-un akhirnya menanggapi seruan penghentian perang Korea.

Penulis: MG Cirebon | Editor: Machmud Mubarok
GETTY IMAGES
Kim Yo-jong adalah saudara perempuan dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un 

Setelah Heboh Seruan Penghentian Perang Korea, Begini Tanggapan dari Adik Kim Jong-un

TRIBUNCIREBON.COM – Kim Yo-jong, adik dari Kim Jong-un akhirnya menanggapi seruan penghentian perang Korea.

Dikutip dari bbc.com, adik dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un itu mengatakan mereka bersedia untuk melanjutkan pembicaraan dengan Korea Selatan jika mengakhiri "hostile policies" (sebuah kebijakan permusuhan antara Korea Utara dan Korea Selatan).

Kim Yo-jong menanggapi seruan baru dari Selatan untuk secara resmi menyatakan berakhirnya perang Korea.

Konflik yang membagi semenanjung menjadi dua, berakhir pada tahun 1953 dengan gencatan senjata dan bukan perjanjian damai.

Kedua negara secara teknis telah berperang sejak itu, dan terkunci dalam hubungan yang terkadang tegang.

Foto yang dirilis oleh kantor berita KCNA pada 1 Januari 2020 memperlihatkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dalam pertemuan Partai Buruh, di mana dia mengumumkan penghentian moratorium penghentian uji coba senjata.
Foto yang dirilis oleh kantor berita KCNA pada 1 Januari 2020 memperlihatkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dalam pertemuan Partai Buruh, di mana dia mengumumkan penghentian moratorium penghentian uji coba senjata. (AFP/KCNA VIA KNS/STR)

Minggu ini, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menyerukan kedua Korea dan sekutu mereka, AS yang mendukung Selatan, dan China yang merupakan mitra ekonomi terbesar Korea Utara untuk menyatakan secara resmi mengakhiri konflik dan membawa perdamaian ke semenanjung.

Ide itu awalnya ditolak oleh seorang menteri tinggi Korea Utara sebagai "prematur".

Namun dalam pernyataan tak terduga yang dirilis pada hari Jumat melalui media pemerintah, Kim mengatakan ide itu "mengagumkan".

Dia juga menambahkan bahwa Korea Utara hanya akan bersedia untuk membahas proposal tersebut jika Selatan menghentikan apa yang dia sebut "kebijakan bermusuhan" terhadap mereka.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved