Breaking News:

Kecelakaan Maut di Jalur Pantura

Suami dan Kedua Anak Ibu Hamil Dalam Kecelakaan Maut di Pantura, Kini Jalani Perawatan Medis

Nanang Kosim (46) sekaligus suami dari ibu hamil, Munawaroh (38) yang meninggal akibat kecelakaan maut di Jalur Pantura, masih menjalani perawatan

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Dok. Polsek Losarang
Kecelakaan maut di Jalur Pantura Indramayu tepatnya di Desa Santing, Kecamatan Losarang, Minggu (19/9/2021). Foto   

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Nanang Kosim (46) sekaligus suami dari ibu hamil, Munawaroh (38) yang meninggal akibat kecelakaan maut di Jalur Pantura, kini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Wijaya Kuningan.

Tak hanya Nanang, kedua anaknya pun atau anak-anak dari almarhumah Munawaroh, ibu hamil 7 bulan yang meninggal dalam kecelakaan maut, juga masih dirawat.

"Betul, Pak Ustad Nanang Kosim dan kedua anaknya sudah dialihkan di Rumah Sakit Wijaya. Alasan di pindah tempatkan perawatan yang sebelumnya di Rumah Sakit Bayangkara, ini untuk memudahkan pihak keluarga dan kerabat untuk membantu atau menjenguk kondisi kesehatannya," ungkap Maman yang juga perangkat Desa Sidaraja, Kecamatan Ciawigebang, Kuningan Jawa Barat saat di konfirmasi via ponselnya, Selasa (21/9/2021).

Maman mengatakan, proses pemindahan tempat perawatan medis yang diberikan pada keluarga selamat dalam kecelakaan maut di Jalur Pantura. Tentu memiliki tahapan serta mekanisme dalam lembaga medis.

Baca juga: Keluarga Ibu Hamil yang Wafat dalam Kecelakaan Maut Ungkap Kebiasaan Engkos Yang Tidak Biasa

"Semua mekanisme kita tempuh dan tenaga perawat Rumah Sakit dari keduanya telah kordinasi. Terutama soal penanganan terhadap korban selamat dari kecelakaan maut tersebut," katanya.

Dia menjelaskan, usaha pemindahan ini berdasarkan keinginan keluarga yang sepenuhnya di dampingi oleh pemerintah desa. "Iya, pendampingan sebagi bantuan dalam pemindahan tempat perawatan medis. Kami dari desa yang mengurus atas izin keluarga dan ini untuk memudahkan kebutuhan baik pasien maupun keluarga lainnya," katanya.

Masuk sebagai pasien Rumah Sakit Wijaya Kuningan, Nanang Kosim (46) beserta kedua anaknya itu persis terjadi pada jam 02 dini hari.

"Selesai adminstrasi dalam perpindahan pasien untuk di rawat ke Rumah Sakit Wijaya itu pada jam 02 tadi malam. Usaha mengurus kemarin, kami berangkat pukul 4 sore di Rumah Sakit Bayangkara langsung mengurus administrasi untuk pindah hingga jam 10 malam dan langsung berangkat hingga tiba di Kuningan jam 12 malam," katanya.

Menyinggung soal luka yang di alami Nanang Kosim (46) beserta kedua anaknya, Maman menyebut bahwa kondisi Nanang Kosim terlihat membaik dan bisa melangsungkan komunikasi. Namun ada beberapa luka di bagian tubuhnya yang masih di tutup perban alias kain kasa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved