Breaking News:

Joe Biden Resmi Cabut Larangan Perjalanan COVID-19 ke AS Pada Turis Asal UK dan Uni Eropa

Joe Biden baru saja menyatakan akan mencabut larangan perjalanan COVID-19 ke AS pada turis asal UK dan Uni Eropa.

Penulis: MG Cirebon | Editor: Machmud Mubarok
Gary Hershorn/Getty Images
Potret pesawat terlihat terbang dekat patung liberty di New York City 

Joe Biden Resmi Cabut Larangan Perjalanan COVID-19 ke AS Pada Turis Asal UK dan Uni Eropa

TRIBUNCIREBON.COMJoe Biden baru saja menyatakan akan mencabut larangan perjalanan COVID-19 ke AS pada turis asal UK dan Uni Eropa.

Dicabutnya pembatasan perjalanan COVID-19 ke AS itu akan dimulai pada bulan November, administrasi Biden telah mengumumkannya secara luas.

Dikutip dari theguardian.com, melalui Gedung Putih, Joe Biden telah mengkonfirmasi bahwa turis asal Inggris dan Uni Eropa yang divaksinasi penuh akan dapat melakukan perjalanan ke AS mulai November.

Di bawah rezim perjalanan saat ini, hanya warga negara Amerika, keluarga mereka, pemegang kartu hijau, dan orang-orang dengan pengecualian kepentingan nasional yang dapat memasuki AS.

Langkah itu akan menandai berakhirnya larangan bepergian yang diberlakukan oleh Donald Trump lebih dari 18 bulan yang lalu pada tahap awal pandemi, dan dilakukan setelah lobi intensif dari Brussels dan London.

Selain Inggris dan 26 negara Schengen di Eropa, langkah itu juga akan berlaku untuk Irlandia, China, Iran, Brasil, Afrika Selatan, dan India.

Baca juga: Harta Kekayaan 6 Pejabat di Sumedang Naik Drastis di Masa Pandemi Covid-19, Mau Tahu Siapa Saja?

Koordinator respons virus corona Gedung Putih, Jeff Zients, mengatakan kepada PBS pada hari Senin (20/09/21) bahwa pelancong internasional akan memerlukan bukti vaksinasi penuh dan tes Covid-19 negatif dalam waktu 72 jam setelah keberangkatan.

Langkah ini akan menjadi bagian dari sistem perjalanan baru AS, termasuk aturan terbaru tentang pelacakan kontak dan penyembunyian yang berarti orang Amerika yang tidak divaksinasi akan menghadapi persyaratan pengujian yang lebih ketat.

Seorang pejabat departemen luar negeri membantah bahwa perubahan kebijakan adalah upaya untuk meredakan Eropa menyusul perselisihan antara AS dan Prancis atas kesepakatan kapal selam AUKUS Australia, yang dinegosiasikan Washington tanpa sepengetahuan Paris.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved