Breaking News:

Selebritis

Dinar Candy Mengaku Banyak Tekanan Usai Jadi Tersangka Aksi Berbikini, Kini Siap Jalani Proses Hukum

Meski begitu Dinar Candy menyatakan siap menjalani proses hukum sebagai konsekuensi aksinya berbikini di jalan raya beberapa waktu lalu.

Editor: Mumu Mujahidin
Grid.ID
Dj Dinar Candy: Dinar Candy Mengaku Banyak Tekanan Usai Jadi Tersangka Aksi Berbikini, Kini Siap Jalani Proses Hukum 

"Saya stres karena PPKM diperpanjang," tulis dalam papan yang dipegang Dinar Candy.

Dinar Candy pakai bikini di pinggir jalan
Dinar Candy pakai bikini di pinggir jalan (Instagram Dinar Candy)

Dalam keterangan videonya, Dinar Candy juga menulis anjuran agar tidak meniru tindakan yang ia lakukan.

"jangan tiru adegan ini, aku setres lagi cari pelampiasan !!" tulis Dinar Candy.

Pada postingan selanjutnya, Dinar Candy juga mengimbau agar tidak meniru tindakannya,

"Warning !! jangan tiru adegan ini !!

aku lagi cari pelampiasan lagi setres," kata Dinar Candy.

Melansir Tribunnews.com, Dinar tak menampik warganet langsung menagih janjinya untuk menggunakan bikini di jalan raya, sebagai bentuk protes wanita 28 tahun itu, terhadap PPKM Level 4 yang diperpanjang Jokowi.

Baca juga: Ayah Dinar Candy Datang ke Jakarta Tau Anaknya Jualan Celana Dalam Bekas: Asal Jangan Jual Diri

"Banyak banget yang nanyain, 'kapan nih direalisasikannya kak Dinar?'. Kaget aku banyak yang nanyain," ucapnya.

Lantas, apakah wanita bernama asli Dinar Miswari itu mau merealisasikan apa yang sudah ia posting di instagram menggunakan bikini di pinggir jalan?

"Ada niat (realisasikan pakai bikini), cuma belum tau kapan," ungkapnya seraya tertawa.

"Pokoknya bulan ini, tungguin aja ya. Dimananya aku engga akan bocorin takut pada nungguin," sambungnya.

Selagi memikirkan waktu yang tepat kapan akan menggunakan bikini di pinggir jalan, DJ seksi dan cantik itu masih menyiapkan mentalnya terlebih dahulu.

"Karena takut keciduk Satpol PP. Sama takut dimusuhin ibu-ibu. Karena musuh aku tuh selama ini ibu-ibu," jelasnya.

Saat mengunggah protesnya terkait diperpanjangnya PPKM Level 4 dan akan menggunakan bikini di pinggir jalan sebagai bentuk protesnya, wanita kelahiran Bandung, 21 April 1993 itu mengakui banyak artis yang mau ikutan.

Tapi, Dinar menegaskan tidak mau mengajak artis siapapun saat merealisasikan menggunakan bikini di pinggir jalan.

"Ini hanya just my self aja, bukan ajakan. Karena aku kan selama ini karakternya seksi. Jadi ya aku mengkritik dengan cara aku ya kayak pakai bikini di pinggir jalan," terangnya.

"Jadi aku akan sendiri aja. Biar nanti yang kena aku aja," sambungnya.

Dinar Candy pun menyanpaikan pesannya buat Pemerintah Indonesia, agar bisa fokus mengatasi pandemi covid-19, supaya semua masyarakat bisa menjalankan aktivitasnya dengan normal lagi.

"Ya aku mohon, PPKM gimana? Aku mau ada penjelasan kalau ada PPKM terakhir tanggal 9 Agustus 2021. Kalau ada perpanjangan aku ambyar banget bingung mau ngelaakuin apa. Kayaknya beneran pakai bikini di Jalan," ujar Dinar Candy.

Baca juga: Dijual Murah! Celana Dalam Bekas Dinar Candy Dijual Rp 20 Juta, Inilah Sosok Pembelinya

PPKM Diperpanjang

Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Diketahui sebelumnya pemerintah menetapkan PPKM Darurat atau PPKM Level 4 berakhir pada 2 Agustus 2021.

Kabar terbaru, Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengumumkan bahwa PPKM Level 4 dilanjutkan.

PPKM Level 4 dilanjutkan hingga 9  Agustus 2021 mendatang.

PPKM Level dilanjutkan hingga 9 Agustus di Kabupaten / Kota tertentu.

Beda PPKM Level 4 dan Level 3

PPKM Level 4 telah resmi diperpanjang sampai dengan 2 Agustus 2021 (PPKM diperpanjang).

Selain PPKM Level 4, beberapa daerah juga diberlakukan PPKM Level 3.

Dalam aturan PPKM Level 4 sebenarnya hampir sama dengan PPKM darurat, istilah pembatasan aktivitas yang kini sudah tak lagi digunakan.

Aturan PPKM Level 4 bisa merujuk pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

PPKM diperpanjang terbaru ini, pemerintah memberikan beberapa kelonggaran untuk sejumlah usaha, termasuk terkait pedagang kecil.

Dalam aturan PPKM Level 4 atau PPKM diperpanjang, usaha-usaha kecil seperti pedagang kaki lima diizinkan untuk tetap buka dengan protokol kesehatan ketat sampai jam tertentu.

Secara spesifik, pedagang makanan seperti warung dan PKL makanan diizinkan buka sampai pukul 20.00.

Baca juga: Dinar Candy Niat Jualan Celana Dalam Bekasnya Lagi, Uangnya Bakal Disumbangkan, Apakah Anda Minat?

Kemudian pedagang di luar makanan seperti kelontong, agen, binatu, pangkas rambut, cuci mobil, vocher pulsa, asongan, dan sebagainya diizinkan buka sampai pukul 21.00.

Untuk pedagang makanan, pemerintah masih membolehkan makan di tempat, namun waktunya dibatasi hanya sampai maksimal 20 menit.

Selain itu, penerapan aturan PPKM Level 4 dan PPKM Level 3 diserahkan kepada pemerintah daerah.

Regulasi ini sedikit berbeda dengan aturan PPKM Level 4 sebelumnya, yakni pedagang hanya diizinkan menjual makanan secara take away dan delivery, alias melarang pembeli makan di tempat tanpa pengecualian.

Kemudian dispensasi lainnya seperti pembukaan pasar rakyat yang menjual sembako sehari-hari diperbolehkan beraktivitas, namun dengan ketentuan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Pasar rakyat yang menjual selain kebutuhan pokok masih diperbolehkan buka dengan kapasitas maksimum 50 persen dengan jam buka terbatas sampai pukul 15.00 WIB.

Kebijakan Ganjil Genap kembali diberlakukan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor di masa PPKM Level 4, terhitung 23 hingga 25 Juli 2021 selama 24 jam. (Istimewa/Pemkot Bogor)

Pemerintah masih melarang operasional pusat perbelanjaan atau mal.

Namun, pemerintah memperbolehkan akses untuk pembelian delivery atau take away di restoran serta supermarket yang melayani hal kritikal.

Kegiatan pada pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan ditutup sementara kecuali akses untuk restoran, supermarket, dan pasar swalayan dapat diperbolehkan dengan memperhatikan ketentuan.

Pada aturan PPKM Darurat, pemerintah hanya menyatakan pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan ditutup.

Selain itu dalam Inmendagri juga dijelaskan bahwa aturan PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali dan disesuaikan dengan kriteria level situasi pandemi berdasarkan hasil assesment atau penilaian.

Artinya, daerah dengan aturan PPKM Level 3 memiliki beberapa kelonggaran dibandingkan aturan PPKM Level 4.

Baca juga: Dinar Candy Niat Jualan Celana Dalam Bekasnya Lagi, Uangnya Bakal Disumbangkan, Apakah Anda Minat?

Perbedaan dengan PPKM Level 3 Aturan PPKM Level 4 lebih ketat dibandingkan PPKM Level 3.

PPKM Level 3 berlaku untuk kondisi catatan 50-150 kasus Covid-19 per 100.000 penduduk, 10-30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100.000 penduduk, dan 2-5 kasus meninggal per 100.000 penduduk di daerah tersebut.

Kegiatan belajar mengajar masih dilakukan tetapi dilakukan secara daring, sedangkan kegiatan di perkantoran hanya diizinkan 25 persen.

Pada PPKM Level 3, kegiatan makan atau minum di warung, kafe, pedagang kaki lima diizinkan dengan kapasitas 25 persen dan jam opersional maksimal pukul 17.00 waktu setempat.

Khusus untuk restoran yang hanya melayani pesan antar atau dibawa pulang, dapat beroperasi selama 24 jam.

Pusat perbelanjaan atau mal juga diperbolehkan dengan kapasitas maksimal 25 persen.

Untuk tempat ibadah, tidak diizinkan mengadakan kegiatan peribadatan atau keagamaan berjemaah dan lebih mengoptimalkan ibadah di rumah.

Kegiatan resepsi pernikahan dalam PPKM Level 3 masih tidak diizinkan, sementara kegiatan hajatan masyarakat boleh dilakukan dengan maksimal 25 persen dari kapasitas ruangan dan tak ada hidangan makanan di tempat.

Baca juga: Dinar Candy Ditanya Masih Perawan Atau Tidak, Artis Kontroversial Itu Jawab Masih, tapi Malu-malu

Berita lain terkait Dinar Candy

Berita lain terkait Dinar Candy

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved