Breaking News:

Amyo Berjibaku dengan Maut, 2 Jam Tertimpa Reruntuhan Benteng Ambruk, Telat Sedikit Nyawa Bisa Lewat

kejadian benteng yang ambruk menimbun seorang warga terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan Kampung Kokot dimana Amyo bersama istrinya

Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Ferri Amiril Mukminin
Seorang warga Amyo (52) warga Kampung Cigedogan Tengah RT 05/01, Desa Mekarmulya, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, tertimbun longsor benteng yang ambruk menimpa bagian belakang rumahnya, Minggu (20/9/2021) malam. 

Laporan Wartawan Cianjur, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Amyo (52), warga Kampung Cigedogan Tengah RT 05/01, Desa Mekarmulya, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, berjibaku dengan maut setelah tertimbun longsor benteng yang ambruk dan menimpa bagian belakang rumahnya, Minggu (20/9/2021) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Amyo sempat tertimbun batu dan tanah hampir setengah jam. Istrinya berteriak minta tolong lalu warga dibantu unsur TNI dan Polri serta BPBD datang 30 menit kemudian. Tim berusaha sekuat tenaga mengeluarkan Amyo dari reruntuhan. Setelah dua jam warga berusaha, Amyo berhasil dikeluarkan dari timbunan dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Dalam video amatir yang direkam warga, Amyo terlihat kesakitan, ia berteriak mengucapkan beberapa kata yang ia rasakan di tubuhnya.

Seorang saksi mata, Warsinah (40), mengatakan kejadian benteng yang ambruk menimbun seorang warga terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan Kampung Kokot dimana Amyo bersama istrinya, Fatimah (51) sekarang tinggal.

"Ada suara retakan di bagian belakang rumah Mang Amyo, ia sepertinya sedang mengecek derit suara tersebut, namun beberapa saat kemudian benteng longsor menimpa ia dan bagian belakang rumahnya," ujar Warsinah di Kampung Kokot, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Tanggul Sungai Cimanuk Indramayu Longsor, Camat Sukagumiwang Kirim Surat ke Bupati Hingga BBWS

Baca juga: Sebentar Lagi Musim Hujan, Tanggul Sungai Cimanuk Indramayu Longsor dan Ambles, Warga Ketakutan

Warsinah mendengar istri korban berlari keluar dan meminta tolong kepada warga sekitar. Dalam hitungan menit, warga berhamburan dan keluar rumah untuk masuk ke rumah Mang Amyo.

"Hujan deras pa, sebagian ibu-ibu berdiam diri di rumah karena masih takut untuk keluar rumah, jadi bapa-bapanya saja yang keluar rumah," kata Warsinah.

Kondisi terakhir Amyo dikabarkan sudah sadarkan diri setelah sempat kritis karena kekurangan oksigen akibat tubuhnya tertimbun longsor.

Kepala Desa Mekarmulya, Asep Anton, mengatakan akibat kejadian benteng longsor tersebut dua rumah mengalami kerusakan berat.

"Bencana ini terjadi saat hujan deras turun di kawasan Kecamatan Cikalongkulon," kata kepala desa.

Ia mengatakan, korban terhimpit reruntuhan setengah jam dan proses evakuasi memakan waktu hampir dua jam untuk mengeluarkan Amyo.(fam)

Baca juga: Kabar Gembira, Majalengka Nihil Penambahan Kasus Covid-19 di Hari Minggu 19 September 2021

Baca juga: LOWONGAN KERJA di BUMN Terbaru, PT KAI Buka 12 Posisi Loker, Lulusan SMA hingga S1 Bisa Melamar

Baca juga: Fakta Baru Penembakan Ustaz Arman di Tangerang, Buka Praktik Paranormal Bisa Pasang Susuk

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved