Breaking News:

VIRAL Seorang ASN di Sukabumi Bawa-bawa Pistol, Didatangi Polisi, Ini Faktanya

Video yang diunggah melalui kanal YouTube Zaizal Zainal berjudul "Sampai kapan aku menjalankan tugas membawa pistol

Editor: Machmud Mubarok
Tangkapan Layar Video
Heboh sebuah video viral yang memperlihatkan seseorang yang mengaku sebagai ASN dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi selalu membawa senjata api. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah.

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Heboh sebuah video viral yang memperlihatkan seseorang yang mengaku sebagai ASN dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi selalu membawa senpi atau senjata api saat menjalankan tugasnya.

Video yang diunggah melalui kanal YouTube Zaizal Zainal berjudul "Sampai kapan aku menjalankan tugas membawa pistol, haruskah nyawaku taruhannya" ini pun menjadi viral.

Atas hal tersebut, Jumat lalu (17/9/2021), aparat kepolisian Polres Sukabumi langsung melakukan penyelidikan dengan melakukan pengumpulan data dan keterangan di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKPSDM).

Baca juga: Soal Pencurian Motor di Bandung Sambil Todongkan Pistol dan Viral di Medsos, Begini Kata Polisi

Baca juga: TERNYATA Begini Modus Kejahatan Buruh yang Todongkan Pistol Airsoft Gun ke Pasangan Muda di Cirebon

Dari hasil penyelidikan terungkap bahwa Zaizal Zainal tercatat sebagai ASN yang bertugas di Balai Penyuluhan Pertanian di Desa Buniwangi, Kecamatan Gegerbitung. Diketahui yang bersangkutan juga merupakan ASN yang telah dijatuhi sanksi penurunan pangkat dari golongan 3C menjadi 3B.

Sanksi tersebut berkaitan dengan kedisiplinannya sebagai ASN yang tidak masuk kerja selama 8 tahun. Bahkan kasus kedisiplinan tersebut telah dilimpahkan ke tingkat Inspektorat. Hal ini berdasarkan keterangan dari Kabid BPKSDM Derlan kepada penyelidik kepolisian.

Keterangan lainnya yang dihimpun petugas menyebutkan pada tahun 2007 silam Zaizal Zainal bekerja di kehutanan, kemudian dimutasikan ke BPP Kecamatan Gegerbitung, kemudian dipindahkan ke dinas pertanian.

Tidak sampai di situ, tahun 2012 Zaizal Zainal juga dimutasikan kembali ke Balai Penyuluhan Pertanian di Desa Buniwangi, Kecamatan Gegerbitung sampai sekarang.

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra dalam laporan tertulis jajarannya yang melakukan penanganan kasus ini menerangkan dari penyelidikan diperoleh keterangan bahwa pada tahun 2007 yang bersangkutan sempat terlihat membawa senpi saat bekerja di kehutanan. 

Atas hasil penyelidikan tersebut, aparat kepolisian akhirnya mendatangi tempat kediaman Zaizal Zainal di Kampung Mekarjaya RT 12/05 Sukamanah, Kecamatan Gegerbitung.

Kepada polisi, Zaizal mengaku video dalam YouTube itu dibuat sebagai bentuk curahan hatinya terhadap kekecewaan atas tidak diresponsnya pengaduannnya kepada Presiden, Kapolri maupun Kapolres.

Zaizal Zainal mengatakan pengaduannya tersebut berisi tentang dirinya yang kerap dibully oleh rekan kerjanya serta tekanan dan intimidasi dari pimpinan di unit kerjanya. Sementara itu terkait senpi yang diperlihatkannya dalam video, bukanlah senpi sesungguhnya.

Tetapi korek api yang bentuknya menyerupai senpi yang dibeli seharga Rp 300.000. Ia sengaja memperlihatkan senpi korek api tersebut untuk menakut-nakuti pihak yang pernah mengancamnya. Kini senpi korek api tersebut telah diamankan petugas kepolisian. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved