Breaking News:

Pemkab Cirebon Dorong Pesantren Ikut Bangkitkan Ekonomi Melalui Program One Pesantren One Product

Pemkab Cirebon mendorong pesantren ikut membangkitkan ekonomi pascapandemi Covid-19.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi (kanan), saat menerima kunjungan pendamping OPOP Wilayah III Cirebon di Pendopo Bupati Cirebon, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Sabtu (18/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pemkab Cirebon mendorong pesantren ikut membangkitkan ekonomi pascapandemi Covid-19.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengatakan, pesantren dapat berkontribusi dalam kebangkitan ekonomi melalui program One Pesantren One Product (OPOP).

Menurut dia, program itu bisa membantu pesantren untuk mandiri sehingga turut membangkitkan ekonomi di Kabupaten Cirebon. 

"Jika pesantren bisa bangkit, maka Indonesia juga bisa bangkit," ujar Imron Rosyadi saat ditemui usai menerima kunjungan pendamping OPOP Wilayah III Cirebon di Pendopo Bupati Cirebon, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Sabtu (18/9/2021).

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi (kanan), saat menerima kunjungan pendamping OPOP Wilayah III Cirebon di Pendopo Bupati Cirebon, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Sabtu (18/9/2021).
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi (kanan), saat menerima kunjungan pendamping OPOP Wilayah III Cirebon di Pendopo Bupati Cirebon, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Sabtu (18/9/2021). (Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

Ia mengatakan, Pemkab Cirebon juga siap mendukung produk buatan pesantren yang mengikuti program OPOP.

Bahkan, pihaknya bakal mengoordinasikan hal tersebut dengan dinas-dinas terkait di lingkungan Pemkab Cirebon.

Agar produk pesantren di Kabupaten Cirebon yang mendapat program OPOP dapat bersaing dengan produk lainnya.

"Saya sebagai orang pesantren sangat bangga, pesantren bisa membuat produk berkualitas tinggi dan bersaing di pasaran," kata Imron Rosyadi.

Imron juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, yang telah menggulirkan program tersebut.

Program Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) itu memberikan bantuan modal usaha kepada pesantren.

"Kami berharap, pesantren bisa membuat produk yang berkualitas tapi harganya tetap terjangkau," kata Imron Rosyadi.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved