Breaking News:

Crime Story, Komplotan Pengganjal ATM Diringkus Polisi, Beraksi 18 Kali, Begini Modus Operandinya

mereka beraksi di Kota Cirebon sebanyak 10 kali, lima kali di Kabupaten Cirebon, dan tiga kali di Kabupaten Indramayu.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar (kiri), dan Wakapolres Cirebon Kota, Kompol Ahmat Troy Aprio (kanan), menunjukkan sejumlah barang bukti yang disita dari komplotan pengganjal ATM saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Sabtu (18/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jajaran Polres Cirebon Kota meringkus komplotan pengganjal Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar, mengatakan, komplotan itu beranggotakan empat orang yang berinisial ME, PE, IT, dan JS.

Menurut dia, seluruh tersangka yang tergabung dalam komplotan pengganjal ATM itu berasal dari wilayah Bogor dan Lampung.

"Dari pemeriksaan sementara komplotan ini beraksi 18 kali di wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon serta Indramayu," ujar M Fahri Siregar saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Sabtu (18/9/2021).

Ia mengatakan, mereka beraksi di Kota Cirebon sebanyak 10 kali, lima kali di Kabupaten Cirebon, dan tiga kali di Kabupaten Indramayu.

Baca juga: Coba deh Cek ke ATM, Apa Ada Uang Bansos Masuk ke Rekening Anda? Ada 5 Bansos di September 2021

Baca juga: Aksi Pembobolan ATM di Jalan Galunggung Kota Tasik Digagalkan Pesepeda

Pihaknya juga berhasil mengungkap modus operandi komplotan itu. Yakni, mengganjal tempat untuk memasukkan kartu di ATM menggunakan tusuk gigi.

Selanjutnya ME akan menunggu korban menggunakan ATM tersebut dan berpura-pura membantu korban yang kesulitan memasukkan kartu ATM karena terganjal tusuk gigi.

Namun, saat korban lengah ME menukar kartu ATM-nya dengan kartu palsu yang telah disiapkan secara cepat dan langsung memasukkannya ke mesin ATM.

"Korban tidak menyadari kartunya ditukar, kemudian pelaku memaksa kartu palsu masuk ke ATM dan meminta korban mengetik nomor PIN," kata M Fahri Siregar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved