Breaking News:

Co Pilot Rimbun Air yang Meninggal di Intan Jaya Sempat Video Call Istri, Tinggalkan Bayi 10 Bulan

Mohammad Fajar Dwi Saputra disebutkan sempat melalukan video call sebelum menjalan tugasnya sebagai Co Pilot.

Polres Intan Jaya untuk Tribun
Aparat gabungan beserta tim SAR berhasil mengevakuasi satu jenazah awak pesawat Air PK-OTW di sebuah gunung di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM- Salah satu yang menjadi korban Pesawat Rimbun Air adalah Co Pilot Mohammad Fajar Dwi Saputra.

Kepergian Mohammad Fajar Dwi Saputra menimbulkan duka mendalam bagi keluarga.

Mohammad Fajar Dwi Saputra terbilang masih sangat muda yakni baru berusia 26 tahun.

Co Pilot ini bahkan belum lama baru memiliki anak yang kini masih berusia 10 bulan.

Bahkan Mohammad Fajar Dwi Saputra disebutkan sempat melalukan video call sebelum menjalan tugasnya sebagai Co Pilot.

Dikutip dari TribunnewsBogor, duka masih menyelimuti keluarga korban Pesawat Rimbun Air yang jatuh saat terbang di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Dalam insiden kecelakaan pesawat ini, tiga orang meninggal duniadiantaranya Captain H Mirza sebagai pilot, Mohammad Fajar Dwi Saputra sebagai Co Pilot dan Iswahyudi sebagai teknisi.

Ketiganya ditemukan sudah tak bernyawa bersama pesawat yang mereka tumpangi dikawasan pegunungan Intan Jaya.

Foto Almarhum Co Pilot Rimbun Air
Foto Almarhum Co Pilot Rimbun Air (dok Tribunnews Bogor)

Diketahui sebelumnya, Pesawat Rimbun Air hilang kontak di kawasan Pegungan Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Rabu (15/9/2021).

Pesawat Rimbun Air itu ditemukan di ketinggian 2.400 meter dalam kondisi hancur dengan jarak 5 km dari Bandara Bilogai ke arah Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved