Breaking News:

Heboh Peserta Melahirkan Saat Ujian Seleksi P3K, Kepala Disdikbud Kuningan Singgung Soal Tes Susulan

Seorang peserta ujian seleksi tenaga pendidik di Kuningan sebagai (P3K) membuat geger lantaran melahirkan.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Sekda Kuningan H Dian Rahmat Yanuar lakukan monitoring pelaksanaan ujian tes P3K 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Seorang peserta ujian seleksi tenaga pendidik di Kuningan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) membuat geger lantaran melahirkan.

Hal itu ditanggapi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kuningan, Uca Somantri.

"Betul, saat pelaksanaan ujian seleksi bagi peserta tenaga pendidik P3K, ada peserta yang melahirkan dan kejadian itu di lokasi ujian di SMA Luragung," kata Uca saat di konfirmasi TribunCirebon.com, Kamis (16/9/2021).

Diketahuinya pelaksanaan tes ujian tenaga pendidik P3K itu mulai tanggal 13- 17 September 2021 ada di lima lokasi.

Kemudian untuk tempatnya itu tersebar, seperti di SMAN 1 Kuningan, SMAN 2 Kuningan, SMAN I Luragung, SMKN 3 Kuningan, dan SMKN 4 Kuningan.

"Saat tes P3K, peserta yang melangsungkan Ujang di SMAN Luragung ada yang melahirkan. Itu atas nama Melawati yang mengajar di SDN 2 Cibuntu Kecamatan Cigandamekar," ujarnya.

Informasi persalinan itu berlangsung di Puskesmas Luragung.

"Iya peserta melahirkan itu di bawa Puskesmas. Nah, dengan kondisi demikian, bagi ibu melahirkan atau peserta yang tidak mengikuti tes ujian dengan alasan sakit (positif Covid19) itu bisa menyusul dalam jadwal berikutnya," ujarnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Dian Rachmat Yanuar saat melakukan monitoring mengatakan pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk guru diikuti sebanyak 3.370 orang pendaftar.

"Seleksi P3K Guru ini dilaksanakan melalui  Ujian Nasional Berbasis Computer  (UNBK) dari sistem Kemendikbud-Pusat. Sehingga menjamin proses seleksi transparan dan akuntabel," katanya.

Dia menerangkan, untuk mengikuti tenaga pendidik P3K itu bisa di mulai dari pendaftaran secara online hingga proses seleksi berlangsung semua dilakukan dengan sistem secara akuntabel dan transparan.

"Pemerintah Daerah hanya bertugas memfasilitasi dalam pendaftaran dan sarana-prasarana tes. Jumlah pendaftar P3K sebanyak  3.370 orang sementara kuota penerimaan 2.387 orang. Semoga dari  hasil seleksi ini menghasilkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas.

"Jadilah guru yang mampu mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, dan  melatih. Sebagaimana diamanatkan  dalam UU No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved