Breaking News:

Dua Pengusaha Ini Tagih Janji Rekanan Kemenkes RI, Soal Kerja Sama Makanan Tambahan Bagi Nakes

Dua pengusaha asal Cirebon dan Purworejo menagih janji rekanan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kamdan Wibowo (kiri) dan Aan Firdaus (kanan) saat menunjukkan dokumen perjanjian dengan perusahaan rekanan Kemenkes RI di kawasan Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat (17/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncotebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Dua pengusaha asal Cirebon dan Purworejo menagih janji rekanan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Mereka adalah Aan Firdaus warga Desa Tangkil, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, dan Kamdan Wibowoasal Kelurahan Megulung Lor, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo.

Aan dan Firdaus diminta memasok kacang tanah serta kacang hijau untuk makanan tambahan tenaga kesehatan (nakes) dari perusahaan yang memenangkan tender Kemenkes RI.

Namun, perusahaan itu beserta sub kontraktornya belum melunasi tagihan pembayaran kepada keduanya meski tendernya berlangsung pada 2020.

Baca juga: YouTuber Baik Hati Antarkan Uya yang Hilang Sejak 22 Tahun Lalu ke Rumahnya di Tasikmalaya

"Awalnya saya mendapat tawaran dari pasangan suami istri Kuswahyuni dan Agung Kartiko selaku direktur PT Bintang Indonesia Kreatif (BIK) sebagai pemenang tender Kemenkes RI," kata Aan Firdaus saat ditemui di kawasan Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat (17/9/2021).

Ia mengatakan, kedatangan pasutri itu memintanya untuk memasok bahan makanan tambahan untuk nakes pada 23 Oktober 2020.

Akhirnya, mereka pun mendatangi gudang milik Aan dan memberikan uang muka Rp 50 juta untuk membayar kacang tanah dan kacang hijau.

Kala itu, Aan yang juga merupakan pemilik PD Aan Jaya Abadi memasok hingga lebih dari 100 ton kacang tanah dan kacang hijau untuk PT BIK yang nilainya mencapai Rp 1,8 miliar. 

"Setelah uang muka, saya sempat menerima pembayaran lainnya, totalnya mencapai Rp 1,6 miliar lebih, sedangkan kekurangannya belum dibayar hingga kini," ujar Aan Firdaus.

Baca juga: Pusat Isolasi Terpadu Covid-19 Kabupaten Cirebon Siap Dipakai, Bupati: 12 Nakes Siaga 24 Jam

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved