Breaking News:

Konflik di Afghanistan

Taliban Langsung Unjuk Gigi, Kini Sita Duit Rp 176 Miliar dari Bekas Pejabat Afghanistan

Hal ini mengakibatkan krisis likuiditas yang meluas dalam ekonomi yang bergantung pada uang tunai.

AP Photo
Para milisi Taliban menguasai istana kepresidenan Afghanistan 

TRIBUNCIREBON.COM, KABUL - Bank Sentral Afghanistan yang kini dikendalikan Taliban mengaku menyita uang tunai mencapai Rp 176 miliar dan emas milik mantan pejabat Afghanistan.

Harta tersebut, salah satunya milik mantan Wakil Presiden Afghanistan Amrullah Saleh.

Dalam sebuah pernyataan, pihak bank mengatakan uang dan emas tersebut disimpan di rumah pejabat.

Kendati demikian, belum ada penjelasan lebih lanjut terkait rencana untuk uang dan emas itu.

Dilansir Reuters, mantan Wakil Presiden Amrullah Saleh tidak diketahui keberadaannya. 

Perempuan Afghanistan membawa poster saat ikut dalam protes di Herat pada 2 September 2021. Para perempuan Afghanistan yang mengadakan protes langka pada 2 September mengatakan mereka bersedia menerima burqa yang mencakup semua jika putri mereka masih bisa pergi ke sekolah di bawah pemerintahan Taliban. AFP/STR
Perempuan Afghanistan membawa poster saat ikut dalam protes di Herat pada 2 September 2021. Para perempuan Afghanistan yang mengadakan protes langka pada 2 September mengatakan mereka bersedia menerima burqa yang mencakup semua jika putri mereka masih bisa pergi ke sekolah di bawah pemerintahan Taliban. AFP/STR (AFP/-)

Dia sebelumnya bersumpah untuk melawan Taliban yang merebut kekuasaan pada Agustus.

Pekan lalu, seorang anggota keluarga mantan wakil presiden ini mengatakan bahwa Taliban mengeksekusi saudara Amrullah Saleh, yakni Rohullah Azizi.

Secara terpisah, bank merilis pernyataan yang mendesak warga Afghanistan untuk menggunakan mata uang lokal.

Ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa bank dan perusahaan dalam negeri akan kekurangan uang, terutama dolar yang banyak digunakan.

Sebagai tanda bahwa Taliban ingin mendapatkan kembali aset milik mantan pejabat pemerintah, bank sentral mengeluarkan surat edaran kepada bank-bank lokal pekan lalu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved