Breaking News:

Polisi Sudah Periksa 2 Saksi dalam Kasus Penganiayaan yang Menimpa Ketua Kadin Majalengka

Laporan diterima kepolisian dua jam setelah kejadian penganiayaan pada Senin (13/9/2021) di kantor kerja korban di Jalan KH Abdul Halim Majalengka.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCIrebon.com/Eki Yulianto
Redi Sugara, Ketua Kadin Indonesia Majalengka yang juga menjabat sebagai pengurus di salah satu BUMD Pemkab Majalengka dianiaya menggunakan benda tumpul oleh tiga orang pria yang langsung datang ke kantornya di Jalan KH Abdul Halim, Majalengka 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kepolisian Resor Majalengka saat ini tengah menangani kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh tiga orang pria terhadap Ketua Kadin Indonesia Majalengka, Redi Sugara.

Laporan diterima kepolisian dua jam setelah kejadian penganiayaan pada Senin (13/9/2021) di kantor kerja korban di Jalan KH Abdul Halim Majalengka.

Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan dalam kasus tersebut.

Di samping itu, tengah memeriksa sejumlah saksi.

Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi mengatakan, anggotanya sudah mulai melakukan penyelidikan terhadap kasus penganiyaan itu.

Baca juga: Ketua Kadin Majalengka Dianiaya Tiga Orang, Sempat Ditampar dan Dicekik, Polisi Sudah Terima Laporan

Kata dia, pihaknya juga telah memanggil beberapa orang saksi untuk dimintai keterangan.

"Untuk laporan tentang penganiayaan memang sudah masuk dan kami sudah melakukan penyelidikan atas kasus ini."

"Untuk saksi kita sudah melakukan pemanggilan, sementara baru dua orang yang dipanggil," ujar Edwin kepada media, Kamis (16/9/2021).

Seperti diketahui, Redi yang juga menjabat sebagai pengurus di salah satu BUMD Pemkab Majalengka ini dianiaya menggunakan benda tumpul oleh tiga orang pria yang langsung datang ke kantornya di Jalan KH Abdul Halim, Majalengka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved