Breaking News:

Peserta Seleksi PPPK di Kuningan Lagi Hamil dan Mau Melahirkan Saat Mengisi Soal, Auto ke RS

di Tempat Ujian Kompetensi (TUK) 03 SMAN 1 Luragung, Kabupaten Kuningan. Di sana terdapat peserta seleksi yang tengah hamil dan akan melahirkan.

Editor: Machmud Mubarok
ISTIMEWA
ILUSTRASI - Yesti Yulianti (26) peserta tes CPNS Pemkab Pesawaran ketika mengalami kontraksi saat mengikuti tes di kampus Itera Lampung, Selasa (4/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Sebanyak 83.733 peserta mengikuti seleksi Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021 tingkat SMA, SMK, dan SLB Jawa Barat. Selain diikuti oleh peserta umum, pelaksanaan seleksi juga diikuti oleh penyandang disabilitas.

Untuk tahap pertama, seleksi untuk peserta umum telah dilaksanakan pada 13 September 2021 dan berakhir ada 16 September 2021. Sementara peserta disabilitas dilaksanakan pada 17 September 2021.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan pihaknya juga memfasilitasi peserta seleksi PPPK tingkat Paud, SD, SMP yang berada di bawah kendali dinas pendidikan kabupaten atau kota.

"Seleksi PPPK 2021 dilakukan secara semionline dengan waktu pengerjaan 170 menit per orang, jumlah sekolah yang digunakan sebagai lokasi ujian sebanyak 124 sekolah," ujar Dedi Supandi melalui ponsel, Kamis (16/9).

Baca juga: Alami Kontraksi Saat Tes Kompetensi PPPK, Wanita Hamil di Wonogiri Ini Melahirkan Setelah Ujian

Baca juga: Passing Grade PPPK Guru dan Non-Guru yang Wajib Dipenuhi Peserta Saat Uji Kompetensi

Dedi sendiri telah meninjau secara langsung seleksi PPPK di Kabupaten Pangandaran pada Senin (13/9/2021). Secara keseluruhan di 27 kabupaten kota, pelaksanaan seleksi di hari pertama dan hari kedua terdapat 10.735 peserta yang hadir pada sesi satu. Sedangkan di sesi dua ada 10.825 peserta.

"Jadi untuk seleksi PPPK tahap pertama ini dilaksanakan dalam dua sesi pada setiap harinya," katanya.

Dedi menyampaikan, di hari pertama dan kedua pelaksanaan seleksi terdapat peserta yang tidak hadir lantaran sakit. Adapun yang sakit di hari pertama, pada sesi satu yaitu 42 peserta dan sesi kedua 17 peserta.  Sedangkan Peserta yang tidak hadir karena sakit di hari kedua, pada sesi satu 26 peserta dan sesi kedua 21 peserta.

Pada sesi satu, terdapat juga 4 orang yang reaktif berdasarkan tes antigen. Sedangkan di sesi kedua yaitu dua orang. Selain itu, ada pula 17 orang yang tidak membawa antigen pada sesi pertama dan sesi kedua 12 orang. Pada hari pertama juga terdapat lima orang yang tercatat reaktif Covid-19. 

Di hari kedua, peserta reaktif tes antigen hanya terjadi di sesi satu yaitu 2 orang. Yang tidak bawa antigen sesi pertama 4 orang, sementara sesi kedua 3 orang. Kemudian yang dinyatakan reaktif Covid-19 pada sesi satu 2 orang, sementara sesi kedua 3 orang

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved