Breaking News:

Butuh Belasan Alat Cegah Kebakaran, APAR di Lapas Majalengka Masih Minim

Pasukan Lapangan Damkar Majalengka, Heri Anwar Ashari mengungkapkan, fasilitas APAR yang saat ini belum tersedia di Lapas Majalengka

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Lapas Kelas IIB Majalengka menggelar simulasi dan pelatihan pemadaman api bekerja sama dengan Damkar Majalengka, Kamis (16/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Majalengka ternyata masih minim.

Hasil assesment dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Majalengka, pihak Lapas harus menambah belasan APAR yang kini belum tersedia.

Pasukan Lapangan Damkar Majalengka, Heri Anwar Ashari mengungkapkan, fasilitas APAR yang saat ini belum tersedia di Lapas Majalengka harus secepatnya tersedia.

Kata dia, sesuai undang-undang, APAR harus terpasang minimal tiap 15 meter dari luas bangunan.

"Kita mengacu pada perundang-undangan bahwa harus tersedianya APAR di 15 meter per satu titik," ujar Heri saat memberi teori antisipasi kebakaran di Lapas Majalengka, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Antisipasi Kebakaran, Petugas Lapas Majalengka Gelar Simulasi dan Latihan Gunakan APAR

Baca juga: Tak Ingin Senasib dengan Lapas Tangerang, Lapas Majalengka Ganti Instalasi Listrik yang Berjamur

Selain itu, jelas dia, APAR juga harus tersedia di tempat-tempat vital.

Seperti di dekat mesin diesel, genset dan lain sebagainya,"

"Di tempat-tempat vital juga harus tersedia misal di dekat mesin diesel, genset itu wajib ada alat pemadam kebakaran," ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Lapas Majalengka, Suparman mengakui, saat ini lembaga yang dipimpinnya masih minim fasilitas APAR.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved