Breaking News:

Tukang Cilok Hanya Pegang Uang Rp 500 Ribu Saat Istri Lahirkan Bayi Kembar Tiga, Inilah Nama-namanya

Tasiah, ungkap biaya lainnya seperti perlengkapan bayi dan kebutuhan sehari-hari suaminya cuma mempunyai uang sebesar Rp 500 ribu.

Editor: Mumu Mujahidin
tangkap layar video dok Padna Tribun Jabar Pangandaran
Bayi kembar tiga berjenis kelamin perempuan anak pasangan Tasiah (33) dan Sobirin (33) warga RT 10/4 Dusun Mekarasih, Desa Paledah, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN - Tasiah (33) ibu dari bayi kembar tiga perempuan di Pangandaran mengaku memang saat melahirkan secara Caesar di RSUD Pandega Pangandaran itu dengan menggunakan surat keterangan tidak mampu (SKTM).

"Alhamdulillah saat lahiran di hari Selasa (15/9/2021), tidak menggunakan biaya karena kebetulan saya punya surat SKTM," ujar Tasiah saat ditemui Tribunjabar.id di rumah orangtuanya, Rabu (15/9/2021).

Tasiah, ungkap biaya lainnya seperti perlengkapan bayi dan kebutuhan sehari-hari suaminya cuma mempunyai uang sebesar Rp 500 ribu.

"Saat lahiran suami saya punya bekal Rp 500 ribu, tapi alhamdulilah ada pinjaman uang sejumlah Rp 1 juta dari saudara Saya. Kan hampir satu Minggu salah satu bayi kembar tiga yang beratnya 1,3 kilogram harus di inkubator di RSUD Pandega. Pasti selain kebutuhan saya dan anak, suami saya juga butuh untuk kesana kemari," katanya.

Baca juga: Tukang Cilok Kaget Istrinya Lahirkan Bayi Kembar Tiga, Sempat Buka Donasi untuk Kebutuhan Bayinya

Kemudian, lanjut Ia, tidak lama beberapa hari lalu karena temannya memosting tentang memita bantuan di media sosial (Facebook), banyak orang yang datang ke rumah.

"Setelah teman Saya posting, banyak yang datang. Ada yang ngasih pakaian bayi, dan ada juga yang berupa uang. Termasuk dari  Puskesmas Padaherang juga ada datang ke sini (rumah orangtuanya tempat dia tinggal)," ujarnya.

Ia bersyukur, meskipun soal ekonomi untuk kedepannya serba kebingungan saat ini keluarganya dalam kondisi sehat.

"Ya yang penting suami Saya tetap sehat, selamat dan masih bisa mencari rejeki untuk kebutuhan sehari-hari. Ya meskipun, hasilnya kurang apalagi masih di musim corono," ucap Tasiah.

Sementara, tambah Ia, meskipun belum sukuran anak supaya mudah diingat Ia sudah ada rencana memberi nama kepada ketiga bayi kembar tiga perempuan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved