Breaking News:

Pesawat Rimbun Air Dipiloti Haji Mirza Jatuh Sebelum Mendarat di Bandara Bilogai, Ini Kronologinya

Pukul 07.30 WIT, Airnav Sugapa melakukan komunikasi terakhir dengan Pilot sebelum hilang kontak.

Editor: Machmud Mubarok
www.rimbunair.com
Pesawat Rimbun Air 

TRIBUNCIREBON.COM, PAPUA - Pesawat Rimbun Air yang diawaki capten pilot H Mirza dan co pilot Fajar serta satu mekanik (engineering) Iswahyudi jatuh sebelum mendarat di Bandara Bilogai, Sugapa, Intan Jaya pada pukul 7:10 WIT.

Penerbangan itu merupakan penerbangan Kargo tanpa penumpang yang bertujuan menuju bandara Bilogai Sugapa, Intan Jaya, Papua.

Pukul 07.30 WIT, Airnav Sugapa melakukan komunikasi terakhir dengan Pilot sebelum hilang kontak. Hingga saat ini tidak adanya kontak dari pesawat Rimbun Air PK OTW.

Adita Irawati, Juru Bicara Kementerian Perhubungan, melalui siaran pers, mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi tentang hilangnya pesawat Rimbun Air.

Informasinya pada hari Rabu (15 Sept 2021) pukul 07.37 WIT, telah terjadi Hilang Kontak Pesawat Rimbun Air PK-OTW di Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya.

Kronologi awal hilangnya pesawat itu sebagai berikut:

  • Pukul 06.40 WIT, pesawat take-off dari Kabupaten Nabire menuju Kabupaten Intan Jaya dengan membawa kargo (bahan bangunan).
  • Pukul 07.30 WIT,Airnav Sugapa melakukan komunikasi terakhir dengan Pilot sebelum hilang kontak.

Hingga saat ini tidak ada komunikasi dengan Pesawat Rimbun Air PK-OTW

Menurut Adita, identitas Kru Pesawat  adalah H. Mirza (Pilot),  Fajar (Kopilot), dan - Iswahyudi (teknisi)

Saat ini Kantor Otoritas Bandara Wilayah X Merauke melakukan koordinasi bersama Tim Aparat Keamanan dan BASARNAS dalam melakukan pencarian terkait hilangnya kontak pesawat tersebut.

"Perkembangan lanjut akan kami laporkan pada kesempatan pertama," ujar Adita.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved