Breaking News:

Kawanan Monyet Geruduk Permukiman Warga di Kalsel, Bikin Warga Ketakutan, Ini Kata BKSDA

terlihat gerombolan monyet melompat dan berlari dari satu rumah ke rumah lainnya. Monyet-monyet tersebut tampak memanjat pagar hingga atap

Editor: Machmud Mubarok
tribun jabar/firman suryaman
Ilustrasi - Pasukan monyet terlihat bergerombol di atas warung di obyek wisata Cipanas Galunggung, Senin (9/8/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM, KALSEL - Sebuah video yang menampilkan gerombolan monyet menggeruduk permukiman warga di daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) viral di media sosial. Video tersebut direkam oleh akun Instagram @nita.normala dan dibagikan ulang akun @habarbanuakalimantan, Senin (13/9/2021) siang.

"Kejadian baru saja jam 11 tadi Infonya rancak banar nang kaini. Habisan jar sampah dihambur nya atap pacahan dan belubangan dapatnya. Posisi : sungai sipai martapura," tulis @habarbanuakalimantan.

Dalam video, terlihat gerombolan monyet melompat dan berlari dari satu rumah ke rumah lainnya. Monyet-monyet tersebut tampak memanjat pagar hingga atap rumah warga.

Pada kolom komentar, akun @habarbanuakalimantan menuliskan lokasi kejadian terjadi di Kompleks Graha Anjung Mahatama, Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel.

Hingga hari ini Rabu (15/9/2021) pagi, video itu telah ditonton lebih dari 16.000 kali.  Apa yang menyebabkan kawanan monyet menyambangi permukiman warga?   

Baca juga: Para Pedagang Makanan di Cipanas Galunggung Kebingungan Usir Kawanan Monyet yang Menjarah Warungnya

Baca juga: Bersamaan dengan Abah Sarji Meninggal Dunia, Sejumlah Monyet Liar Masuk Pemukiman Warga, Ada Apa Ya?

Saat dikonfirmasi, perekam video bernama Nita Normala mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (13/9/2021) pukul 11.00 Wita. Ketika itu, Nita sedang asyik bermain dengan anak-anaknya di dalam rumah.

"Tiba-tiba ada suara berisik gitu dari luar, ternyata warik (monyet) serombongan keluar. Biasanya juga keluar wariknya, tapi enggak sebanyak itu," ujar dia kepada Kompas.com, Rabu (15/9/2021).

Ia menuturkan, gerombolan monyet itu datangnya dari hutan yang tepat berada di belakang kompleks tempat tinggalnya. Namun, kata Nita, sejauh ini monyet-monyet tersebut tidak menyerang warga.

Meski demikian, warga tetap berhati-hati saat gerombolan monyet datang. "Biasanya setiap hari ada monyet yang datang, tapi enggak banyak, hanya beberapa ekor aja. (Kejadian) ini sudah dilaporkan ke RT," tandasnya.

Terkait viral video tersebut, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel Mahrus Aryadi mengatakan, pihaknya telah menerima informasi dan melakukan pengecekan ke lokasi tersebut Dari hasil pengecekan lokasi, diketahui bahwa segerombolan monyet itu berjenis monyet ekor panjang dengan jumlah sekitar 20-30 ekor.

"Kehadiran monyet ke perumahan dipicu oleh perubahan tutupan lahan sebagai habitat alami yang sebagian besar telah berubah menjadi permukiman dan peruntukan lainnya," ujar Mahrus saat dihubungi Kompas.com, Rabu (15/9/2021).  

Mahrus menjelaskan, segerombolan monyet itu datang ke permukiman warga tidak hanya untuk mencari makanan yang berasal dari pohon di pekarangan warga, tetapi juga mengais sisa makanan yang dibuang di tempat sampah.

Selain untuk mencari makan, monyet-monyet tersebut juga merusak barang milik warga, seperti pot tanaman dan atap rumah.

"Tim BKSDA Kalsel merencanakan membuat kandang jebak bersama masyarakat setempat untuk kemudian translokasi kera tersebut," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral, Video Puluhan Monyet Geruduk Permukiman Warga di Kalsel, Ini Ceritanya", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/tren/read/2021/09/15/100500565/viral-video-puluhan-monyet-geruduk-permukiman-warga-di-kalsel-ini-ceritanya?page=all#page2.
Penulis : Dandy Bayu Bramasta
Editor : Rizal Setyo Nugroho

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved