Breaking News:

Hampir 2 Tahun Pelajar Sekolah Online, Murid Kelas 2 SD Banyak yang Belum Bisa Baca, Ini Buktinya

Nina mengatakan, dari sekira 100-an siswa kelas 1, 90% di antaranya belum bisa baca.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Pixabay.com
ILUSTRASI belajar dari rumah 

TRIBUNCIREBON.COM, TANGSEL- Fenomena baru yang terjadi pada murid kelas 2 SD di Tangerang Selatan (Tangsel).

Setahun lebih sekolah daring alias online, banyak murid kelas 2 SD yang belum bisa membaca.

Mereka belum bisa membaca karena kesulitan belajar online saat kelas 1 SD.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengatakan akan mengevaluasi sistem pembelajaran murid SD di Tangsel.

"Itu menjadi masukan supaya disampaikan oleh orang tua mereka. Komunikasinya sama persatuan orang tua murid sampaikan ke gurunya nanti. Ada evaluasi apakah pelajarannya khusus membaca atau seperti apa," kata Benyamin melalui sambungan telepon, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka Boleh Digelar, 3 Sekolah di Bandung Ini Justru Menolak PTM

"Nanti saya bahas sama kepala Dinas Pendidikan deh. Itu jadi bahan masukan kita," katanya.

Benyamin memikirkan sejumlah pilihan untuk merespons soal kemampuan membaca para murid kelas 2 SD tersebut.

"Jadi bahan evaluasi untuk apakah diperlukan pelajaran tambahan khusus masalah menulis dan membaca untuk kelas 1 dan kelas 2," kata dia.

Diberitakan TribunJakarta.com , belajar online atau daring di rumah membuat banyak murid SD kelas 1 dan 2 belum bisa membaca.

Untuk kelas 2, murid tidak merasakan belajar membaca secara langsung di kelas, sehingga sulit mengembangkan kemampuan mengenal huruf.

Baca juga: Bupati Ciamis Geram, PTM di Sekolah Banyak Pelanggaran Prokes, Ancam Copot Jabatan Kepsek

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved