Breaking News:

Di Masa Pandemi, Harta Kekayaan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Naik Rp 3 Miliar

ternyata harta kekayaan Bupati Purwakarta cenderung bertambah sepanjang masa pandemi berdasarkan laporan 2020 lalu.

Editor: Machmud Mubarok
Instagram @anneratna82
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, menunjukkan kemesraan bersama sang suami, Dedi Mulyadi, yang merupakan anggota DPR RI. 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TRIBUNCIREBON.COM, PURWAKARTA - Berbagai sisi kehidupan pejabat memang selalu jadi sorotan di masa pandemi. Selain aktivitas segala sesuatu yang melekat termasuk harta pejabat selalu disorot masyarakat.

Mengenai harta kekayaan pejabat, masyarakat bisa mengaksesnya langsung melalui laman resmi milik KPK RI yaitu elhkpn.kpk.go.id.

LHKPN adalah Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, LHKPN merupakan laporan yang wajib disampaikan oleh penyelenggara negara mengenai harta kekayaan yang dimilikinya saat pertama kali menjabat, mutasi, promosi, dan pensiun.

Hal yang menjadi sorotan di Purwakarta, ternyata harta kekayaan Bupati Purwakarta cenderung bertambah sepanjang masa pandemi berdasarkan laporan 2020 lalu.

Harta Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengalami kenaikan selama pandemi. Melansir data elhkpn.kpk.go.id penambahan harta kekayaan Bupati Purwakarta mencapai Rp 3 miliar (Rp3.068.478.627).

Baca juga: Kalahkan Kekayaan Jokowi, Kepsek di Tangerang Ini Miliki Harta Rp 1,6 Triliun, Segini Harta Presiden

Baca juga: INI Daftar Harta Kekayaan Kepala Daerah di Banten, Ternyata Iti Jayabaya Kalah Kaya dari Sosok Ini

Sebelum pandemi pada tahun 2019 yang dilaporkan pada 2020, harta kekayaan yang dilaporkan Anne tercatat sebesar Rp 6,9 miliar (Rp 6.930.807.455). Sementara di tahun 2020 yang dilaporkan pada tahun 2021 harta kekayaan Bupati Anne bertambah jadi Rp 9,9 miliar (Rp 9.999.286.082).

Rincian harta tersebut terdiri dari tanah dan bangunan sebesar Rp 6.782.216.000, alat transportasi dan mesin senilai Rp 3.002.000.000, harta bergerak lainnya Rp 37.864.500, kas dan setara kas senilai Rp 177.205.582.

Selain harta kekayaan tersebut, Bupati Purwakarta juga tercatat memiliki utang sebesar Rp 528.000.000

Tanggal penyampaian LHKPN tertanggal 30 Januari 2021 harta kekayaan dalam periodik tahun 2020.

Harta Oded di Bawah 1 M

Kenaikan harta juga dialami oleh para pejabat di Kota Bandung.
Lembaga Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) merilis data bahwa jumlah harta kekayaan Wali Kota Bandung, Wakil Wali Kota Bandung, dan Sekertaris Daerah Kota Bandung mengalami  kenaikan selama tahun 2020. Oded sendiri naik sekitar Rp 800 juta.
Menanggapi itu Oded mengaku bersyukur jika hartanya bertambah dan bertambahnya dinilai wajar.
"Alhamdulilah bertambah, justru kalau tidak bertambah jadi pertanyaan. Tapi lihat saja bertambahnya itu seperti apa wajar atau tidak, jangan dibanding-banding dengan orang lain,  itu sikap orang beda beda, tapi kalau jomplang ya gak masuk akal ya itu," ujar Oded di Pendopo, Selasa (14/9).
Oded menyampaikan bahwa sejak tahun 2010, ia sudah banyak usaha seperti ternak domba, ayam bahkan hingga jualan rumput. Oded, tidak menyebutkan total harta yang dimiliki. Namun berdasarkan data yang dihimpun dari laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 31 Desember 2020, harta Oded mencapai Rp 955 juta.
Sedangkan data LHKPN yang diumumkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yana Mulyana tercatat memiliki kekayaan total Rp 6,3 miliar, dengan rincian aset tanah dan bangunan yang mencapai Rp 5 miliar di wilayah Kota Bandung.
Sementara itu, Ema Sumarna tercatat memiliki total kekayaan pada 2020 sebesar Rp 5,2 miliar.
Harta kekayaan Ema bertambah Rp 1,4 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp 4 miliar pada 2019. 
Harta Ridwan Kamil Juga Naik
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) 2020 yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kekayaan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengalami peningkatan dari periode 2019-2020.
Total harta kekayaan Ridwan Kamil kini mencapai Rp 20,18 miliar atau naik sekitar Rp 6,6 miliar jika dibandingkan periode lalu yang nilainya sebesar Rp 13,54 miliar. Menanggapi hal tersebut, Ridwan Kamil mengatakan peningkatan kekayaannya karena ia memiliki usaha.
Ia mengatakan bahwa peningkatan harta yang dimilikinya jangan dikaitkan dengan hal negatif. Sebelum dirinya menjabat sebagai kepala daerah, ada beberapa usaha yang dijalankan.
"Jadi jangan dicurigai kalau harta meningkat dengan macam-macam. Pertama, saya itu sebelum jadi Wali Kota, Gubernur, saya kan punya usaha, usahanya sangat menyejahterakan dibanding sekarang, masih ada," kata Ridwan Kamil di Gedung DPRD Jabar, Kamis (9/9).
Usaha yang dijalankannya di antaranya adalah di bidang arsitektur terkait dengan profesinya yang merupakan arsitek dan saham. Selain itu, aset berupa bangunan miliknya yang disewakan mengalami kenaikan. Begitu pula dengan aset berupa tanah yang nilainya meningkat tiap tahun.
"Ada bangunan-bangunan yang sifatnya disewakan kemudian apresiasi lahan kan naik bertahun-tahun, itulah dasar kenaikan harta kami, karena dulunya kan saya pengusaha. Yang penting mah wajar aja," ucap dia.

Ia meminta kenaikan harta yang dimiliki pejabat jangan selalu dihubungkan dengan praktik melanggar hukum atau korupsi. Laporan harta kekayaan adalah kewajiban dari kepala daerah.

"Kan KPK-nya juga sudah menyampaikan bahwa kenaikan itu jangan diartikan bahwa terjadi korupsi atau apapun," katanya.
Dalam laporan tersebut, kekayaan berupa tanah dan bangunan yang dimiliki Ridwan Kamil pada tahun 2019 sebesar Rp 13,45 miliar, sedangkan kekayaan dari alat transportasi dan mesin sebanyak Rp 519 juta

Harta bergerak lainnya Rp 235,74 juta, surat berharga Rp 720 juta, kas dan setara kas Rp 3 miliar dan harta lainnya Rp 318 juta. Kemudian utang yang dimiliki sebesar Rp 4,78 miliar. Dengan demikian, total harta Ridwan Kamil pada 2019 sebesar Rp 13,54 miliar.

Pada laporan 2020, jumlah kekayaan dari tanah dan bangunan mengalami perubahan menjadi Rp 18,44 miliar, alat transportasi dan mesin Rp 525,5 juta, harta bergerak lainnya Rp 347,18 juta, surat berharga Rp 720 juta, kas dan setara kas Rp 4,11 miliar, harta lainnya Rp 388 juta, dan utang Rp 4,36 miliar. Total harta Ridwan Kamil pada 2020 mencapai Rp 20,18 miliar.
--
 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved