Breaking News:

Satu Kamar untuk 7 Orang Dihuni 15 Napi, Rutan Kelas I Cirebon Kelebihan Penghuni Hampir 300 Persen

30 kamar di Rutan Kelas I Cirebon yang berkapasitas tujuh orang terpaksa ditempati hingga 13 - 15 warga binaan.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
Instagram/infotangerangkota
Kebakaran terjadi di Lapas Kelas I Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021) dini hari. Kronologi kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang pada Rabu (8/9/2021). Terdengar suara teriakan hingga erangan, ini identitas para korban luka bakar. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baebaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Ratusan warga binaan menghuni Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Cirebon di Jalan Benteng, Kota Cirebon.

Kasi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas I Cirebon, Ahmad Fauzi, mengatakan, saat ini terdapat 472 warga binaan yang menempati Rutan Kelas I Cirebon.

Menurut dia, jumlah warga binaan tersebut melebihi kapasitas rutan yang hanya mencapai 166 orang.

"Jadi, kami kelebihan penghuni hampir 300 persen," kata Ahmad Fauzi saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Jumat (10/9/2021).

Ia mengatakan, 30 kamar di Rutan Kelas I Cirebon yang berkapasitas tujuh orang terpaksa ditempati hingga 13 - 15 warga binaan.

Baca juga: Kondisi Lapas Majalengka Memprihatinkan, Penuh Sesak Akibat Kelebihan Warga Binaan

Baca juga: BAHAYA! Delapan Lapas di Jabar Overkapasitas di Atas 100 Persen, Lapas Kelas II A Bekasi Terpadat

Pihaknya pun kerap merasa prihatin melihat warga binaan yang berdesakan di setiap kamarnya, karena sekadar merebahkan badan untuk tidur pun kesulitan.

Selain itu, Rutan Kelas I Cirebon juga rutin setiap bulannya memindahkan warga binaan yang telah divonis pengadilan ke sejumlah lapas di Wilayah III Cirebon.

Namun, jumlah penghuni rutan tetap melebihi kapasitas ideal meski pemindahan warga binaan ke lapas dilakukan dua hingga tiga kali dalam sebulan.

"Warga binaan di rutan hanya titipan sebelum dipindah ke lapas atau warga binaan yang masa hukumannya di bawah satu tahun," ujar Ahmad Fauzi.

Namun, Fauzi mengakui hingga kini masih ada warga binaan yang divonis satu hingga tiga tahun yang ditahan di Rutan Kelas I Cirebon.

Bahkan, jumlahnya mencapai 30 - 40 persen dari 472 warga binaan yang saat ini menempati rutan tersebut.

Ia menyampaikan, Ditjen Pemasyaratan Kemenkumham RI telah membuat kebijakan rutan hanya menahan warga binaan yang divonis di bawah satu tahun.

Jika ada warga binaan yang divonis penjara lebih dari satu tahun maka harus meminta izin ke Kanwil Kemenkumham setempat.

"Kebijakan tersebut efektif berlaku mulai 2022, sehingga diharapkan bisa mengurangi kapasitas di rutan," kata Ahmad Fauzi.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved