Breaking News:

Paguyuban Wisata Bentuk Koperasi Taman Sorga 27, Ini Filosofinya Kata Kadisporapar Kuningan

singkatan dari Wisata Mandiri Surganya Semua orang Gabung dan 27 adalah simbol ganjaran berjemaah

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Paguyuban Wisata Kuningan membentuk Koperasi Taman Surga 27. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kuningan mendorong pelaku wisata yang tergabung dalam Paguyuban Wisata Kuningan agar terus berkembang.

"Jadi kita ingin terus melakukan konsolidasi internal masyarakat pariwisata, untuk menguatkan mereka harus diikat dalam sebuah wadah yang relatif permanen salah satunya adalah kita ingin bangun namanya Koperasi Taman Surga 27," ungkap Kadisporapar Toto Toharudin saat usai melaksanakan pertemuan dengan Paguyuban Wisata di Pondok Cai Pinus yang terletak di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kuningan Jawa Barat, Jum'at (10/9/2021).

Sebutan Taman Surga 27, kata Toto, itu singkatan dari Wisata Mandiri Surganya Semua orang Gabung dan 27 adalah simbol ganjaran berjemaah sekaligus juga hari pariwisata se- dunia. "Iya untuk koperasi wisata Kuta namankan Taman Surga 27," katanya.

Baca juga: Baru 7 Objek Wisata di Daerah PPKM Level 3 di Jabar yang Bisa Buka, yang Lain Jangan Suuzon

Baca juga: Datang ke Majalengka, Sandiaga Uno Beri Pesan ke Pelaku Pariwisata

Dalam rangkaian Hari Pariwisata, kata Toto menjelaskan ada sejumlah agenda yang tak boleh terlewat  oleh warga umum lainnya. "Mulai dari kemarin, kita sudah ada event Forum Silaturahmi atau FGD para akademisi, dihadiri oleh para Rektor, presiden BEM dan juga aktivis organisasi ekstra KNPI dan lain-lain sudah kita hadirkan.

Kemudian hari ini kita anggota khusus masyarakat wisata, tanggal 17 kita akan dorong bagaimana salah satu wisata Kuningan Arum jeram moncongos akan kita dorong," katanya.

Di samping itu, kata dia, pada 21 September 2021 akan launching pembangunan masjid Desa Wisata Cibuntu yang hari ini naik level ke desa wisata mandiri.

"Untuk wisata desa, kita punya Cibuntu yang kini naik level dan sekarang memiliki masjid yang segera diresmikan. Insya Allah dilanjut nanti, pada tanggal 25 September itu ada Festival Waduk Darma dengan mengembangkan sebuah potensi yang ada dimasyarakat pariwisata dan pada tanggal 26 September, kita akan latih dengan Disporapar yakni kamping," katanya.

Di hari berikutnya, kata Toto mengklaim pada tanggal 27 September itu puncak Hari Pariwisata se-dunia, akan gelar launching tugu Kuningan Sajati, launching Koperasi Taman Surga 27 dan launching pariwisata energi terbarukan.

"Selain itu kita akan melakukan mini exspo Disporapar dalam kepemudaan dalam mengelola sarana prasarana olahraga dan juga destinasi wisata yang telah akan kita bangun," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved