Breaking News:

Bukan Cuma Digugat Warga, Bupati Karawang Juga Dituntut Ganti Rugi Miliaran Rupiah Gara-gara Hal Ini

Warga di Kecamatan Cikampek Kabupaten Karawarang menggugat Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana dan BBWS Citarum

(KOMPAS.COM/FARIDA)
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. 

"Seandainya audiensi saya diterima, tidak akan saya gugat Pemda, karena prinsipnya mengadu ke Pemda supaya bisa diantarkan sampai ke PUPR," katanya.

Gugatan juga diajukan ke pihak BBWS lantaran selama ini pengawasan aliran sungai dari BBWS Citarum dianggap kurang maksimal dan berimbas meluapnya sungai Cikaranggelam.

"Pengawasannya kurang dari BBWS, kemudian ada siphon yang menjadi titik masalah, bentuknya seperti perahu. Dulu waktu dibuat, lahan itu hamparan sawah dan siphon itu untuk aliran sawah, debit airnya tidak akan terlalu besar. Sekarang sudah menjadi perumahan, siphon ini tertutup sampah," katanya.

Baca juga: Bupati Cantik Cellica Nurrachadiana Geram Soal Begal Payudara di Karawang, Begini Katanya

Pihak BBWS, kata dia, baru membersihkan setelah terjadi banjir. Padahal, idealnya pembersihan dilakukan sebelum banjir.

"Sudah tahu itu penuh dan bakal ada cuaca ekstrim, tapi tidak cepat-cepat dibersihkan. Nah, dari banjir barulah semuanya turun, dari pihak Citarum Harum, BBWS dan Pemda, seharusnya sebelum itu terjadi dan sifatnya dia menunggu dulu ada banjir baru dieksekusi, padahal kalau ngomongin biaya kan berarti dia mampu, tidak mungkin ada biaya tiba-tiba keluar, harus melalui program," ucapnya.

Sebelumnya, 34 warga Desa Dawuan Tengah, Dawuan Barat, Cikampek Timur dan Cikampek Selatan menggugat Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum ke Pengadilan Negeri Bandung.

Gugatan tersebut buntut dari banjir yang merendam kawasan Cikampek pada awal 2021.

BBWS Citarum dan Cellica dianggap tak melakukan pengawasan aliran sungai hingga menyebabkan terjadinya banjir.

"Jalan hukum yang ditempuh melalui class action ini merupakan hak setiap warga negara. Bahwa perbuatan tergugat tersebut merupakan perbuatan melawan hukum," katanya.

Baca juga: Hampir 200 Ribu Warga Karawang Ikuti Vaksinasi Keluarga, Bupati Cellica Berharap Dilanjut Pusat

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved