Breaking News:

Bukan Cuma Digugat Warga, Bupati Karawang Juga Dituntut Ganti Rugi Miliaran Rupiah Gara-gara Hal Ini

Warga di Kecamatan Cikampek Kabupaten Karawarang menggugat Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana dan BBWS Citarum

(KOMPAS.COM/FARIDA)
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. 

"Bukan karena cuaca ekstrem, namun karena kelalaian dalam hal menjalankan fungsinya yaitu menyelenggarakan pemantauan dan pengawasan penggunaan sumber daya air dan pengendalian daya rusak air pada wilayah sungai, khususnya bagian hilir yaitu siphon Cikaranggelam," katanya.

Baca juga: Detik-detik Mimin Meninggal di Pelukan Ayahnya Usai Dianiaya Sang Suami di Garut: Sakit Pak

Selain mengajukan gugatan PMH, warga juga mengajukan gugatan ganti rugi atas kerusakan barang dan bangunan.

Nilai ganti rugi yang digugat sebesar Rp 10 juta per kepala keluarga (KK) dengan total keseluruhan Rp 213 juta. Sedangkan gugatan immateril untuk 34 keluarga totalnya Rp 3,4 miliar.

Warga Gugat Bupati Karawang

Bupati Kabupaten Karawang, Cellica Nurrachadiana dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum diseret ke meja hijau oleh warganya.

Cellica dianggap tidak menggunakan fungsinya sebagai Kepala daerah dan membiarkan sejumlah wilayah seperti Desa Dawuan Tengah, Dawuan Barat, Cikampek Timur dan Cikampek Selatan terkena banjir.

Tim advokasi hukum warga Cikampek, Fajar Saktiawan Nugraha mengatakan, sebelum banjir terjadi pada awal tahun 2021, BMKG dan BPBD sudah menginformasikan bakal terjadi hujan lebat.

"Kalau Bupati, kan Amdal yang mengeluarkan Pemda, dia yang punya wilayah, dia punya fungsi untuk koordinasi. Apalagi sudah dua kali, tidak mungkin tidak mendapatkan informasi akan terjadi hujan besar," ujar  Fajar Saktiawan Nugraha, seusai sidang pertama di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (9/9/2021).

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. ((KOMPAS.COM/FARIDA))

Cellica pun, kata dia, tidak pernah memberikan jawaban saat warga meminta untuk audiensi.

Padahal, warga sudah tiga kali bersurat ke Pemda untuk beraudiensi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved