Breaking News:

Tokoh Kunci Taliban di Kabinet Kerja Pemerintahan Baru Afghanistan, Ada yang Masuk Daftar Hitam PBB

Taliban mengumumkan kabinet kerja untuk pemerintahan baru Afghanistan, setelah berhasil merebut kekuasaan negara pada 15 Agustus 2021.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
AP Photo
Para milisi Taliban menguasai istana kepresidenan Afghanistan 

TRIBUNCIREBON.COM- Taliban mengumumkan kabinet kerja untuk pemerintahan baru Afghanistan, setelah berhasil merebut kekuasaan negara pada 15 Agustus 2021.

Pertama, Mullah Mohammad Hassan Akhund, yang masuk dalam daftar sanksi PBB tyang ditetapkan sebagai perdana menteri.

Salah satu pendiri Taliban Abdul Ghani Baradar akan menjadi wakilnya bersama dengan Abdul Salam Hanafi, yang baru-baru ini berperan dalam pembicaraan damai di Doha.

Pekerjaan dan kepemimpinan Taliban telah lama diselimuti rahasia, bahkan ketika mereka berkuasa di Afghanistan pada 1996 hingga 2001. Pada Selasa itu, belum semua pos kabinet diumumkan.

Sementara itu, berikut susunan kabinet Taliban dalam pemerintahan baru Afghanistan yang sudah dirilis, seperti yang dilansir dari AFP pada Selasa (7/9/2021): 

Mohammad Hassan Akhund sebagai perdana menteri

Mohammad Hassan Akhund adalah veteran milisi Taliban yang merupakan rekan dekat dan penasihat politik Mullah Omar, pendiri gerakan serta pemimpin tertinggi pertama.

Ia seorang anggota kelompok Dewan Tertinggi Taliban, yang menjabat sebagai wakil menteri luar negeri di rezim sebelumnya.

Ia ditempatkan dalam daftar sanksi Dewan Keamanan PBB yang terkait dengan "tindakan dan kegiatan" Taliban. Di Kandahar, provinsi kunci Taliban, ia menjabat sebagai gubernur.

PBB mengatakan dia memiliki reputasi sebagai "salah satu komandan Taliban paling berhasil".

Halaman
1234
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved