Breaking News:

Gagal Jantung

Tanda-tanda Gejala Gagal Jantung yang harus Diwaspadai Sebelum Berakibat Fatal

Berikut ini adalah beberapa gejala gagal jantung saat terjadi penumpukan cairan di paru-paru yang bisa terjadi:

Editor: Mumu Mujahidin
(Shutterstock)
Ilustrasi serangan jantung 

Dispnea saat aktivitas seringkali disertai atau didahului oleh batuk kering. Kejadian batuk saat aktivitas ini juga bisa menjadi tanda memburuknya kongesti paru.

Baca juga: Kadar Gula Darah Turun Cepat dengan 5 Bahan Alami Rempah-rempah Ini, Konsumsi Secara Teratur

4. Ortopnea

Kongesti paru akibat gagal jantung juga bisa menyebabkan ortopnea. Ortopnea adalah dispnea yang terjadi saat berbaring.

Gejala ini juga cenderung bertambah dan berkurang sesuai dengan tingkat keparahan gagal jantung.

Membutuhkan lebih banyak bantal untuk bisa tidur adalah tanda klasik bahwa kongesti paru-paru mungkin telah memburuk.

5. Paroxysmal nocturnal dyspnea (PND)

PND adalah dispnea yang terjadi pada malam hari sehingga membuat penderitanya terbangun dari tidurnya.

PND ini merupakan gejala klasik lain dari memburuknya gagal jantung.

Orang dengan PND bangun tiba-tiba dari tidur nyenyak, merasa sangat sesak napas.

6. Bendopnea

Bendopnea bisa juga terjadi sebagai gejala gagal jantung saat sudah terjadi penumpukan cairan di paru-paru.

Bendopnea mengacu pada kondisi sesak nafas yang terjadi saat berbaring ke depan (membungkuk ke depan pada posisi duduk).

Baca juga: Tekanan Darah Tinggi atau Hipertensi Turun Cepat dengan 7 Bahan Alami Ini, Konsumsi Secara Teratur

7. Edema paru akut

Edema paru akut disebabkan oleh kongesti paru yang tiba-tiba dan cepat yang menghasilkan dispnea dan batuk yang ekstrem. Edema paru adalah keadaan darurat medis.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved